Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Viral Pakaian Dinas DPRD Bermerek Louis Vuitton, Warganet Geram

Pengadaan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang dari merek Louis Vuitton, sontak menjadi sorotan.Diketahui anggaran pengadaan bahan pakaian
- Apahabar.com     Selasa, 10 Agustus 2021 - 23:31 WITA

Viral Pakaian Dinas DPRD Bermerek Louis Vuitton, Warganet Geram

Salah satu gerai Louis Vuitton, merek fesyen kenamaan yang sempat akan dijadikan kain PDH DPRD Kota Tangerang. Foto-Highlight

apahabar.com, TANGERANG – Pengadaan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang dari merek Louis Vuitton, sontak menjadi sorotan.

Diketahui anggaran pengadaan bahan pakaian DPRD Kota Tangerang tersebut mencapai Rp675 juta, atau naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Direncanakan bahan Louis Vuitton yang bakal menjadi Pakaian Dinas Harian (PDH) untuk 50 orang itu, dibuat dalam dua setel.

Pengadaan baju dinas branded dari Prancis ini pun mendapat kecaman warganet. Terutama di media sosial Twitter, tagar #LouisVuitton menjadi pembahasan hangat.

“Pejabat pemerintahnya pada pake louis vuitton, nasib rakyatnya kantong kuossong,” cuit akun @alexasaff***.

“Bjir bikin baju aja make Louis Vuitton, mending duitnya buat nyicil utang negara Pak!,” seru akun @fatihih***

“Kurang apalagi sii gaji dpr bikin seragam aja harus pake anggaran lagi? wfh juga kn ga kemana mana. udh jd miskin kena dampak ppkm? kan ngga. make louis vuitton lagi,” tambah warganet lain.

Namun Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, mengaku heran dengan kemunculan merek Louis Vuitton dalam pengadaan baju dinas mereka.

“Kami tidak pernah membahas atau mengajukan merek tertentu. Kami sendiri heran itu muncul dari mana,” tukas Gatot seperti dilansir Tempo, Selasa (10/8).

Belakangan tidak cuma Louis Vuitton. Merek lain seperti Theodoro digunakan untuk Pakaian Sipil Harian (PSH).

Kemudian Lanificio Di Calvino dijadikan Pakaian Sipil Resmi (PSR), serta Thomas Crown untuk Pakaian Sipil Lengkap (PSL).

“Merek Louis Vuitton dan lain justru muncul ketika pemenang lelang diumumkan. Sekwan pun menyatakan tidak ditentukan merek apapun untuk baju dinas DPRD Kota Tangerang,” tegas Gatot.

Lantas setelah menjadi viral, seketika pengadaan baju dinas bermerek Louis Vuitton tersebut dibatalkan.

“Telah kami sepakati pengadaan baju dinas DPRD Kota Tangerang dibatalkan, meski sudah terdapat pemenang lelang,” tandas Gatot.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

SIM

Nasional

Pembuatan dan Perpanjangan SIM Digratiskan? Begini Penjelasan Korlantas Polri
Hilang Kontak Pesawat Rimbun Air

Nasional

Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Pedalaman Papua
apahabar.com

Nasional

Waspada Bencana Musim Pancaroba

Nasional

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris Jaringan JI di Bekasi
apahabar.com

Nasional

Berikut Alasan Presiden Kembali Naikkan Iuran BPJS

Nasional

Cegah Rivalitas di Kawasan Indo-Pasifik, Presiden Jokowi Dorong Kemitraan ASEAN-Rusia

Nasional

Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya
apahabar.com

Nasional

Dua Badak Jawa Lahir di Taman Nasional Ujung Kulon, Diberi Nama Luther dan Helen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com