Asyik Belanja di Ramayana Banjarmasin, Pelaku Gendam ATM Dingkus Polisi Viral Perkelahian Massal di Siring Banjarmasin: 14 Remaja Diamankan, 1 Bocah SD Siap Siap! Distribusi Air Bersih Sejumlah Wilayah Banjarmasin Terganggu Siang ini Jembatan Alalak Hanya Riak, Habib Banua: Aspirasi Besar Kalsel Adalah Otonomi Khusus Berkuasa, Taliban Buru Harta Karun Paling Berharga Afganistan

Viral Video Adegan Mesum, Diduga Direkam di RTH Barito Kuala

- Apahabar.com     Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:22 WITA

Viral Video Adegan Mesum, Diduga Direkam di RTH Barito Kuala

Tangkapan layar dari video mesum yang diduga direkam di RTH Marabahan. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sedang beredar video adegan mesum dua sejoli yang diduga direkam di salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Barito Kuala.

Dalam video berdurasi 7 detik tersebut, tampak seorang pria dan wanita yang berusia sekitar 25 tahun.

Wanita itu mengenakan hijab warna pink, serta baju dan hanya mengenakan celana dalam hitam yang sempat terbuka.

Sementara sang pria berdiri yang berdiri di belakang si wanita, mengenakan kaus warna putih dan sudah tidak mengenakan celana.

Diperkirakan video itu direkam teman pelaku tanpa mereka ketahui. Namun tak lama setelah ketahuan, si wanita buru-buru menutup wajah menggunakan hijab dan menarik celana dalam.

Ditimpali tawa seseorang, sang pria menyuruh si perekam menjauh dan berhenti mengambil video.

Berdasarkan ciri-ciri lokasi seperti warna pagar dan lingkungan sekitar yang gelap di malam hari, video itu santer disebut-sebut diambil di RTH Marabahan.

Terletak di kompleks perkantoran Pemkab Batola, taman tersebut memang kerap dijadikan tempat bersantai keluarga maupun pasangan sejoli.

Sementara Kasatpol PP Barito Kuala, Anjar Wijaya, melalui Kabid Ketertiban Umum, Aris Saputera, menjelaskan sudah memperoleh informasi tentang video tersebut.

“Memang banyak yang menduga video itu direkam beberapa hari yang lalu di salah satu RTH di Batola,” papar Aris, Selasa (31/8).

“Namun untuk memastikan kebenaran lokasi, Satpol PP sudah berkoordinasi dan melapor ke Polres Batola untuk proses penyidikan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Satpol PP sudah berusaha agar RTH tidak digunakan sebagai tempat aksi-aksi asusila maupun pelanggaran hukum lain.

“Dalam sepekan kami memiliki jadwal patroli harian di RTH maupun kompleks perkantoran. Memang ada saja muda-mudi yang kedapatan berduaan dan belum nikah di tempat sunyi,” papar Aris.

“Mereka yang terjaring, kami bawa ke kantor untuk mendapat pembinaan. Mereka diperbolehkan pulang, kalau dijemput orang tua. Rata-rata mereka yang terjaring bukan warga Marabahan,” imbuhnya.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penjabat Sekda Batola

Batola

Segera Purna Tugas, Penjabat Sekda Batola Titipkan Pesan Kepada Calon Pejabat Baru

Batola

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi
apahabar.com

Batola

Uji Publik DPS, KPU Barito Kuala Tindaklanjuti Analisis Bawaslu

Batola

Nama Salah Dipanggil, Seorang Warga Semangat Dalam Batola Tusuk Tetangga

Batola

Semarak HUT Bhayangkara, Polres Batola Berbagi Sembako
apahabar.com

Batola

Desember Tersisa Tiga Pekan, Pembangunan GOR Batola Setara Capai 93 Persen

Batola

Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Desa Batik Ditemukan
Band God Bless

Batola

Kemeriahan Digerus Pandemi, Hari Jadi Batola Ke-61 Justru Menjadi Sejarah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com