Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Wanita Pemalsu Dokumen PCR di Palangka Raya Terancam 4 Tahun Penjara

- Apahabar.com     Jumat, 13 Agustus 2021 - 14:18 WITA

Wanita Pemalsu Dokumen PCR di Palangka Raya Terancam 4 Tahun Penjara

SAM, pemalsu dokumen PCR (tengah) saat diamankan pihak Bandara Tjilik Riwut dan Polresta Palangka Raya, Kalteng. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – SAM (20), wanita muda terduga pemalsuan dokumen polymerase chain reaction (PCR) tengah diperiksa aparat Polresta Palangka Raya.

SAM yang diamankan pihak Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, kini terancam hukuman kurungan penjara empat tahun.

“Wanita itu terbukti melakukan pemalsuan dokumen PCR saat hendak berangkat ke Jakarta di Bandara Tjilik Riwut, dan yang bersangkutan dikenakan Pasal 268 ayat 1 dan 2,” kata Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Gultom Agung, Jumat (13/8)

Terkait kronologisnya, perwira Polri berpangkat melati satu itu menjelaskan awalnya, SAM bersama suaminya TW (59) yang tercatat sebagai warga Malaysia itu sekitar pukul 11.00 WIB menyerahkan hasil tes PCR miliknya ke petugas bandara.

Petugas saat itu mencocokkan hasil barcode yang tertera di surat PCR milik SAM bersama suaminya.

Ternyata hasil dari pemeriksaan petugas suaminya TW hasilnya negatif. Sementara SAM, yang merupakan warga Kota Surabaya, Jawa Timur, itu positif.

Melihat hal tersebut, wanita yang memiliki rambut panjang dan berwarna pirang tersebut langsung diserahkan ke pihak Satreskrim Polresta Palangka Raya.

“Saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, yang bersangkutan mengakuinya bahwa merubah surat hasil PCR dari RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, dari positif menjadi negatif dengan menggunakan handphonenya,” katanya.

Kemudian, sambung Gultom, dia juga sudah menjelaskan kepada penyidik cara yang bersangkutan merubah bukti surat PCR tersebut dari positif menjadi negatif. Sedangkan surat dokumen PCR milik suaminya negatif.

Atas perbuatannya itu SAM harus berurusan dengan polisi terkait hal tersebut. Namun, untuk suaminya, hanya sebagai saksi dari kasus tersebut.

Selama pemeriksaan pelaku pemalsuan dokumen PCR itu, penyidik Polresta Palangka Raya, tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

PNS di Kapuas Harus Bersabar, Gaji ke-13 Cair Tunggu Perbup
Selat Hilir

Kalteng

Edarkan Sabu, Warga Selat Hilir Kapuas Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Bawa Obat Terlarang, Pria di Kapuas Diringkus Polisi
apahabar.com

Kalteng

Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun Nunggak Pajak Rp5 M Lebih
apahabar.com

Kalteng

Jembatan Penghubung Desa Rusak, Warga Terusan Kapuas Desak Perbaikan
apahabar.com

Kalteng

PSBB Palangka Raya, Tanpa Disiplin Masyarakat Tidak Berjalan Efektif
habib

Kalteng

PKB Kalteng Pilih Ketua Baru, Habib Calon Tunggal
Kalteng

Kalteng

Berawal di Medsos, Belasan Pemuda Palangka Raya Terlibat Tawuran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com