Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Warga Luar Balikpapan Keluhkan Aturan Saat Ingin Vaksin

Pelaksanaan vaksinasi di Balikpapan, Kaltim, kembali berlanjut, Senin (9/8).Seiring jatah vaksin diberikan pemerintah pusat
- Apahabar.com     Senin, 9 Agustus 2021 - 15:55 WITA

Warga Luar Balikpapan Keluhkan Aturan Saat Ingin Vaksin

Antrean vaksinasi di luar Gedung BSCC Dome Balikpapan, Kaltim, Senin (9/8) pagi. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pelaksanaan vaksinasi di Balikpapan, Kaltim, kembali berlanjut, Senin (9/8).

Seiring jatah vaksin diberikan pemerintah pusat cukup banyak.

Hanya saja, vaksin tersebut masih diperuntukkan bagi warga Kota Balikpapan.

Lantas bagaimana dengan mereka, warga luar Balikpapan?

Keluhan pun bermunculan bagi mereka yang tinggal di Balikpapan, namun tidak memiliki KTP setempat.

Mereka mengeluhkan kesempatan vaksinasi yang sangat sulit didapatkan.

Padahal sertifikat vaksin jadi syarat perjalanan mereka selama bekerja di sana.

“Kami adalah Warga Negara Indonesia harusnya punya hak sama. Dan warga ber-KTP Balikpapan juga bisa bervaksin di daerah lain. Kami kerja di Balikpapan kalau sampai kami kena covid resikonya juga kembali ke masyarakat Balikpapan. Jadi Logikanya di mana,” keluh Aris, salah seorang pekerja yang tinggal di Balikpapan.

Ia cukup heran dengan aturan di Balikpapan. Sebab menurutnya semua warga Indonesia berhak mendapatkan kesempatan vaksin yang sama.

Bahkan hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK. 02.02/I/1669/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang tidak melihat asal KTP.

“Di daerah saya Jawa Timur sudah tidak melihat KTP asal. Apakah saya harus pulang ke Jatim untuk vaksin, tapi bagaimana kalau ditanya surat vaksin di Bandara, karena sebagai syarat terbang,” ujarnya.

Aris sendiri telah mencoba mendaftar melalui link pendaftaran yang disiapkan pemerintah. Hanya saja setiap mendaftar selalu gagal lantaran yang diprioritaskan ialah warga Balikpapan.

“Kalaupun yang KTP Balikpapan diutamakan silahkan, saya hanya minta bisa daftar dan ada nomor antrean. Supaya tidak merasa di diskriminasi begini,” pungkasnya.

Baca Juga: https://apahabar.com/2021/08/membludak-antrean-vaksinasi-di-balikpapan-munculkan-kerumunan/

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Laporkan Tambang Ilegal

Kaltim

ESDM Kaltim Laporkan Tambang Ilegal di Balikpapan ke Pemerintah Pusat
PPKM Level 3

Kaltim

Bukan PPKM Level 3, Sandiaga Uno: Hanya Pembatasan Mobilitas Libur Nataru

Kaltim

Teror Buaya Laut Bikin Resah, Tim BPBD Balikpapan Gelar Patroli
Jambret Kalung Emas Balita

Kaltim

Jambret Kalung Emas Balita, Pemuda di Balikpapan Diringkus Polisi di Warnet
kebakaran Grogot

Kaltim

Dua Rumah dan Satu Indekos di Grogot Hangus Terbakar
apahabar.com

Kaltim

Jatuh dari Feri Penyeberangan di Sangkulirang, Pemuda Menghilang
PPKM Darurat

Kaltim

PPKM Darurat Jadi PPKM Level Empat, Penutupan Jalan di Balikpapan Masih Ada

Kaltim

Wali Kota Balikpapan Copot Dirut dan Dirtek PDAM, Jabatan Baru Segera Dilelang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com