Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Yang Harus Diketahui dari Pelat Nomor Kendaraan Ubah Warna

Korps Lalu Lintas Polri telah resmi mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan pribadi yang semula hitam dengan tulisan putih, menjadi latar
- Apahabar.com     Sabtu, 14 Agustus 2021 - 11:54 WITA

Yang Harus Diketahui dari Pelat Nomor Kendaraan Ubah Warna

Korps Lalu Lintas Polri mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan pribadi yang semula hitam dengan tulisan putih, menjadi latar putih tulisan hitam. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Korps Lalu Lintas Polri telah resmi mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan pribadi yang semula hitam dengan tulisan putih, menjadi latar putih tulisan hitam. Rencana ini akan terealisasi bertahap mulai 2022.

Perubahan ini diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 yang menggantikan ketentuan lama, yakni Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi Kendaraan dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Ketentuan pelat nomor berubah warna ini ditetapkan dalam Pasal 45, yaitu:

1. Putih tulisan hitam untuk kendaraan perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA), dan badan internasional

2. Kuning tulisan hitam untuk kendaraan umum

3. Merah tulisan putih untuk kendaraan instansi pemerintah

4. Hijau tulisan hitam untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas dengan fasilitas bebas bea masuk

Berikut fakta mengenai penggantian pelat nomor mobil dan motor sipil menjadi warna dasar putih.

Agar Jelas Terbaca Kamera

Polisi beralasan penggantian warna pelat nomor ini untuk memaksimalkan fungsi pengawasan pengguna kendaraan di jalanan melalui sistem CCTV (ETLE)

Menurut kepolisian, pelat berlatar hitam dan tulisan putih menyulitkan identifikasi, misalnya ‘s’ bisa dibaca ‘5’ atau sebaliknya, demikian dengan ‘i’ dibaca ‘1’.

Sementara tangkapan gambar dari CCTV lah yang digunakan aparat sebagai barang bukti saat melakukan tilang melalui sistem ETLE. Selain untuk pengawasan dan penindakan lalu lintas, kamera tersebut juga berguna buat berbagai hal seperti pendukung bukti tindak kriminal, kecelakaan, dan kejahatan lainnya.
Diberlakukan Tahun Depan

Penerapan tidak bisa dilakukan sekarang sebab kepolisian masih harus melakukan persiapan dan sosialisasi terhadap masyarakat. Pengajuan anggaran mengenai rencana ini juga baru akan dilakukan akhir 2021 sehingga penerapannya 2022.
Bertahap

Penerapan aturan penggantian warna pelat dilakukan bertahap meski langsung secara nasional.

Bertahap di sini yakni dimulai kepada motor dan mobil sipil baru. Setelah itu penggantian juga ditujukan kepada pengguna mobil yang masa belaku pelat nomornya habis. Pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) biasanya habis masa berlaku selama lima tahun.
Disebut Mencontoh Negara Maju

Kasubdit STNK Korlantas Polri Komisaris Besar Taslim Chairuddin menyatakan perubahan warna pelat nomor ini juga mencontoh negara maju yang memiliki aturan serupa. Dikatakan pelat nomor seperti ini lebih efektif dalam penerapan untuk tilang berbasis CCTV.

“Hal ini kita mencontoh kepada negara-negara yang sudah mendahului menggunakan ETLE atau camera sebagai pengawasan operasionalisasi ranmor di jalan,” kata Taslim.
Berlaku untuk Motor dan Mobil

Aturan baru Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias pelat nomor latar putih tulisan hitam akan diterapkan untuk semua kendaraan jenis pribadi yang juga meliputi mobil dan sepeda motor.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ditjen Pajak

Nasional

Ditjen Pajak Buka Suara soal PPN Sembako dan Sekolah
apahabar.com

Nasional

Cap Go Meh, Ritual Cari Jodoh di Pulau Kemaro
apahabar.com

Nasional

Tim Prabowo-Sandi Diinstruksikan Rekrut Banyak Relawan Jateng
apahabar.com

Nasional

Indonesia-Bahrain Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Habib Bahar Smith Menangkan Sidang Gugatan Pencabutan Asimilasi di PTUN Bandung, Takbir Bergema
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Beber Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021
Maraknya kasus kekerasan seksual akhir-akhir ini menjadi perhatian Kementerian Kominfo untuk melakukan pemblokiran situs-situs yang bermuatan negatif seperti pornografi.

Nasional

Kominfo Tangani 2,5 Juta Konten Terlarang, Pornografi Teratas
apahabar.com

Nasional

Usai Bentrokan Senayan, 1.365 Perusuh Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com