Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

819 Anak di Tapin Putus Sekolah, PT BMB Turun Tangan

- Apahabar.com     Rabu, 1 September 2021 - 19:06 WITA

819 Anak di Tapin Putus Sekolah, PT BMB Turun Tangan

Ratusan anak di Tapin terdata putus sekolah. Foto ilustrasi: Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Puluhan anak putus sekolah saat pandemi Covid-19 di Kabupaten Tapin. Kini, mereka mendapat bantuan beasiswa puluhan juta rupiah dari perusahaan PT Binuang Mitra Bersama (BMB), Rabu (1/9).

Penyerahan beasiswa dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor, didampingi kepala Dinas Pendidikan Tapin Hj Ahlul Janah, kepala teknik tambang PT BMB Giyarno.

Kepala Teknik Tambang PT BMB, Giyarno mengatakan diberikannya beasiswa untuk anak putus sekolah dan anak tidak sekolah ini agar para generasi muda di Tapin memiliki jenjang pendidikan yang setara.

“Beasiswa diberikan untuk anak – anak putus sekolah dan tidak bersekolah lagi, khususnya yang terdampak covid-19. Sehingga nantinya mereka dapat mencari pekerjaan sesuai dengan jenjang pendidikannya,” jelasnya

Diketahui, bantuan yang diberikan sendiri sebesar Rp33 juta untuk 23 anak yang putus sekolah maupun anak tidak sekolah di Kabupaten Tapin.

Kepala Dinas Pendidikan Tapin, Hj Ahlul Janah menambahkan dengan diberikannya bantuan oleh PT BMB ini dapat mengurangi anak-anak yang putus sekolah di Tapin yang saat ini mencapai ratusan anak.

“Di Tapin sendiri ada 800 lebih anak yang tidak bersekolah maupun putus sekolah dari berbagai jenjang pendidikan,” ucapnya.

Adapun faktor anak-anak putus sekolah di Kabupaten Tapin kebanyakan karena terhimpit masalah ekonomi, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“Bahkan pernikahan dini maupun bekerja untuk membantu perekonomian keluarga turut menyumbang faktor sehingga anak putus sekolah,” jelas Kadisdik.

Sementara, Wakil Bupati Tapin, H Syafrudin Noor mengharapkan dengan adanya bantuan beasiswa ini nantinya mendapatkan pendidikan yang layak. Yakni

“Dengan bantuan beasiswa ini saya berharap agar anak – anak yang putus sekolah mendapatkan pendidikan yang layak. Yakni mengikuti ujian kesetaraan baik itu paket B dan C,” harap Wabup.

Wabup juga mengajak kepada semua perusahaan di Kabupaten Tapin agar dapat lebih peduli dengan masyarakat sekitar seperti yang terdampak Covid-19 maupun di sektor pendidikan.

Data yang didapat apahabar.com jumlah anak – anak putus sekolah di Kabupaten Tapin ada sebanyak 819 anak, untuk SD ada 539, tingkat SMP ada 120 anak, dan di tingkat SMA sederajat ada 183 anak.

PT BMB

PT. BMB saat menyerahkan secara simbolis kepada anak putus sekolah di Tapin. Foto: apahabar.com/Sandy

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

vaksin anak

Kalsel

Anak-anak Tidak Diperkenankan Divaksin Boleh Naik Pesawat, Catat Syaratnya!
apahabar.com

Kalsel

Walhi Kecewa, DPRD Kalsel Absen dari Dialog Publik
Belasan Positif Covid-19, Banjarbaru Juga Siap Terapkan PSBB

Kalsel

Belasan Positif Covid-19, Banjarbaru Juga Siap Terapkan PSBB
apahabar.com

Kalsel

Kronologi, dan Identitas Lengkap Kecelakaan Beruntun di Gambut
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Kalsel Siap ‘Tempel’ KH Ma’ruf Amin
Haruskah Aku Mati

Kalsel

Terungkap! Pendangdut Cilik yang Viral Nyanyikan “Haruskah Aku Mati” Berdarah Amuntai HSU
apahabar.com

Kalsel

Siap-siap, Satlantas Polres HST Mulai Operasi Patuh Intan
apahabar.com

Kalsel

Operasi Simpatik Intan 2019 di Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com