Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang

Alami Darah Tinggi, Warga Tabalong Terbantu KIS iuran Pemkab

- Apahabar.com     Selasa, 28 September 2021 - 09:51 WITA

Alami Darah Tinggi, Warga Tabalong Terbantu KIS iuran Pemkab

Tuniah dan KIS miliknya./Foto: Feri for apahabar.com

apahabar.com, TANJUNG – Perempuan paruh baya asal Kabupaten Tabalong, Tuniah punya pengalaman tentang Jaminan Kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Pengalaman warga Kasiau Kecamatan Murung Pudak itu dirasakan pada medio 2020 silam.

“Saya sampai harus dibawa ke IGD RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong,” kata perempuan 56 tahun ini, Senin (27/9).

Saat itu, penyakit Tuniah kambuh. Darah tinggi. Sementara di rumah, Tuniah hanya bersama cucu. Beruntung cucunya sigap menghubungi petugas puskesmas terdekat.

“Saat itu, tiba-tiba saya merasa badan saya kaku semua dan kepala saya sangat pusing,” ujar Tuniah.

Menggunakan ambulan puskesmas, Tuniah langsung dibawa ke RSUD H Badaruddin. Dia hanya membawa selembar kartu dari BPJS Kesehatan, yakni KIS saat itu.

Dari KIS itulah Tuniah mendapat pengalaman. Program JKN itu telah menjamin seluruh pelayanan kesehatannya di rumah sakit.

Bagi Tuniah, menjadi peserta JKN-KIS pada segmen peserta yang ditanggung Pemkab Tabalong merupakan hal yang sangat berarti karena Ia memiliki jaminan ketika jatuh sakit.

“Usia saya kan terbilang sudah tua, rentan sakit juga, tapi karena saya masuk menjadi peserta BPJS Kesehatan ini jadinya bisa merasa aman karena selama KIS saya ini aktif saya pasti dijamin seperti saat di rumah sakit waktu itu,” aku Tuniah.

Tuniah mengungkapkan penjaminan dari program JKN-KIS yang diperolehnya saat dirawat dbersifat menyeluruh. Mulai dari tindakan medis, layanan obat hingga kontrol lanjutannya.

“Saya tidak pernah membayar iuran BPJS Kesehatan ini, semuanya gratis dari pemerintah, ditambah dengan pelayanan yang saya dapatkan semuanya juga gratis dan ditanggung oleh KIS ini,” ucap Tuniah.

Hingga kini, Tuniah beberapa kali meminta cucunya untuk melakukan pengecekan status kepesertaan dan keaktifan BPJS Kesehatannya guna memastikan KIS miliknya aktif dan dapat digunakan kapan saja.

“Mudah-mudahan KIS saya selalu aktif dan bisa kapan saja saya gunakan seandainya membutuhkan. Karena sungguh luar biasa manfaatnya. Saya yang sempat tidak berdaya sama sekali saat harus dibawa ke rumah sakit bisa pulang dengan sehat dan semua tindakan yang saya terima dijamin tanpa ada iur biaya sepeserpun,” tutup Tuniah.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Warga Gelatik Banjarmasin Kena Gendam, Modus Pinjam Uang
Kotabaru

Kalsel

Sesal Ibu Pembuang Bayi di Kotabaru, Ngerengek Sejadi-jadinya Lihat Anak Diadopsi
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Lima Kabupaten di Kalsel Hari Ini Berpotensi Hujan Disertai Petir
polemik lahan

Kalsel

Warga Buka Suara Soal Polemik Lahan di Sangking Baru Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Banjir di Tanbu, Ruas Jalan Nasional Terendam
apahabar.com

Kalsel

Alpin Tidak Lagi Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Rp1,6 Miliar untuk Renovasi Lapangan Sepak Bola Kayutangi
apahabar.com

Kalsel

Buka Festival Pencak Silat, Paman Birin Janjikan Kuntau Pecahkan MURI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com