Duduk Perkara Viral Wanita Kurau Dibegal hingga Pingsan Depan Basarnas Banjarbaru Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya

Alat Berat Naik Lagi ke Hutan Batu Harang HST, DLHP Segera Layangkan Surat Resmi ke Polisi

- Apahabar.com     Kamis, 30 September 2021 - 16:37 WITA

Alat Berat Naik Lagi ke Hutan Batu Harang HST, DLHP Segera Layangkan Surat Resmi ke Polisi

Sebuah alat berat digari polisi di lokasi bukaan lahan di kawasan hutan Batu Harang HST./Foto: apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Dugaan pembukaan lahan di wilayah hutan Batu Harang Desa Mangunang Seberang Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali ramai diperbincangkan.

Diduga, KUD Karyanata Haruyan akan kembali melakukan pembukaan lahan seluas 100 hektare.

Per 27 September sekitar pukul 02.00 dini hari, alat berat jenis ekskavator kembali naik ke Batu Harang.

“Memang kami menurunkan dua unit alat berat,” kata Ketua KUD Karyanata, Raniansyah, dihubungi wartawan melalui sambungan seluler, Kamis (30/9).

Saat ini, pihak KUD Karyanata telah memasang portal di lokasi bukaan lahan di kawasan hutan Batu Harang.

“Jadi selain pekerja dan masyarakat sekitar dilarang untuk masuk,” tegas Ranianyah.

Hal itu lantaran lahan seluas 100 hektare itu milik KUD Karyanata bukan milik pihak manapun.

Raniansyah menyebut akan menggarap lahan tersebut demi kemaslahatan warga sekitar.

Lantas apakah ada kaitannya lahan 100 hektare itu dengan tambang batu bara?

Diketahui, KUD Karyanata memiliki PKP2B yang sudah kedaluwarsa per 2001.

“Terlalu jauh untuk berbicara batu bara. Izinnya masih proses,” kata Raniansyah.

Yang jelas, terang Raniansyah, jika lahan sudah dibuka, pihaknya akan memanfaatkannya untuk membantu warga sekitar. Misalnya membuka obyek wisata ataupun kebun.

“Inikan lahan kami, jika nantinya lahan sudah terbuka, terserah kami,” kata Raniansyah.

“Dan itu cuma membuka lahan dan membersihkannya. Jadi kami harap jangan dipermasalahkan,” tutup Raniansyah.

Soal bukaan lahan ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) HST akan mengambil langkah berkoordinasi dan melayangkan surat resmi ke Polres dan Polda Kalsel.

Kepala Bidang Tata Lingkungan HST, Irfan Sunarko menyebut hal itu dilakukan mengingat bukaan lahan harus punya izin. Terutama izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), Upaya Pengelola Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).

“Kalau tidak punya ya ilegal,” kata Sunarko.

Pihak Polres HST sampai sekarang belum menerima laporan resmi, baik dari dinas terkait maupun dari masyarakat soal bukaan lahan yang dilakukan KUD Karyanata.

“Kita tidak bisa langsung menyimpulkan kalau alat berat itu benar naik ke hutan Batu Harang. Perlu dilakukan penyelidikan. Dan kami selediki dulu kabar ini,” kata Kasubsi Humas Polres HST, Aipda M Husaini.

Diketahui sebelumnya, KUD Karyanata telah didatangi Tim Obvit Polda Kalsel dan Satgas Peti PT AGM, Jumat (17/9).

Mereka menindak lanjuti laporan masyarakat lantaran ada dugaan pertambangan tanpa izin (Peti) di hutan Batu Harang. Tim ini memang menemukan sebuah ekskavator di lokas bukaan lahan

Setalah melakukan pengambilan titik koordinat, lokasi bukaan lahan tidak masuk PKP2B PT AGM. Hanya saja alat berat milik KUD Karyanata melintas di wilayah konsesi AGM.

Tim Obvit Polda Kalsel yang dipimpin Kanit Waster PAM Obvit Polda Kalsel, Kompol Rohiim S saat itu memerintahkan agar menarik alat berat.

“Pihak KUD baru bisa melakukan aktivitas setelah mengurus semua perizinan operasionalnya,” terang Kompol Rohim saat itu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin 2020, ASN dan Honorer Diminta Netral

Kalsel

Tekan Penyebaran Covid-19, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Komsos dengan Aparat Pemerintah
apahabar.com

Kalsel

Tanggapi Keluhan Warga, PUPR Tapin Perbaiki Jalan Datu Aling

Kalsel

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman di Gambut, Kerugian Miliaran Rupiah

Kalsel

Harga Si ‘Melon’ di Banjarmasin Capai Rp 30-35 ribu
Baznas Kalsel

Kalsel

Baznas Kalsel Luncurkan Program Bantuan Bakti Banua
Update Corona di Kotabaru, Desa Dirgahayu ODP Terbanyak

Kalsel

Update Corona di Kotabaru, Puskesmas Sebatung ODP Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Polisi Beberkan Kronologis Duel Maut di Martapura Menewaskan Pria Berbadan Besar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com