Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Aliansi Pemuda Tuntut Polisi Usut Dugaan Perambahan Cagar Alam di Kotabaru

- Apahabar.com     Selasa, 7 September 2021 - 21:02 WITA

Aliansi Pemuda Tuntut Polisi Usut Dugaan Perambahan Cagar Alam di Kotabaru

Aliansi pemuda Kotabaru menggelar aksi damai di Pabrik Kelapa Sawit, (PKS) di Pulau Laut Timur, Selasa (7/9) sore. Foto- apahabar.com/Duki

apahabar.com, KOTABARU – Puluhan pemuda tergabung dalam aliansi pemuda Kotabaru (APK) menggelar aksi damai di Pabrik Kelapa Sawit, (PKS) di Pulau Laut Timur, Selasa (7/9) sore.

Informasi dihimpun media ini, PKS tersebut berada di Desa Bekambit, Pulau Laut Timur milik PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS). Perusahaan ini bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.

Dalam orasinya, M Akbar, selaku koordinator aksi menyampaikan beberapa tuntutan. Di antaranya, agar penegak hukum mengusut tuntas dugaan perambahan lahan yang dilakukan PT BSS.

“Kami minta penegak hukum di Kotabaru segera bertindak, dan mengusut tuntas dugaan perambahan lahan ini,” ujar Akbar.

Akbar menyebut perusahaan ini diduga telah merambah ratuasan hektare lahan hutan produksi (HP) di atas konsesi PT Inhutani II, dan kawasan cagar alam (CA).

Lahan tersebut diduga dirambah, dan ditanami kelapa sawit oleh PT BSS. Disebutnya pula, pada peta dari pengambilan titik koordinat lokasi peta hutan Kalimantan Selatan masuk dalam Cagar Alam sekitar 30 hektare.

Hal itu diperkuat dengan dasar Surat Keputusan (SK) menteri nomor 435 tahun 2009 tentang peta penunjukan kawasan hutan Kalimantan Selatan ini berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) seluas 300 hektare.

Tuntutan lainnya, pengunjukrasa juga meminta agar PT BSS menghentikan perambahan lahan yang sudah terjadi di kawasan cagar alam (CA).

Akibat perambahan lahan tersebut, negara telah kecolongan pendapatan pajak dari lahan rambahan tersebut.

Dimintanya pula agar PT BSS segera membuat jalan sendiri agar armada sawit milik BSS tak lagi menghambat/ atau menghalangi akses jalan masyarakat.

Pernyataan sikap, atau tuntutan tertulis pun resmi diterima perwakilan PT BSS, Kepala PKS, Daniel Saragih, disaksikan aparat, Polsek Pulau Laut Timur.

Kedua belah pihak sepakat akan menjadwalkan pertemuan kembali membahas lebih lanjut perihal tuntutan para pengunjukrasa.

Menyikapi itu, Kapolres Kotabaru, melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil, memastikan akan segera melakukan penyelidikan.

“Kami, akan melakukan penyelidikan apa saja yang menjadi tuntutan meraka, termasuk ihwal dugaan perambahan hutan produksi, dan CA,” ucap Jalil, dikontak apahabar.com, Selasa malam.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bank Mandiri Syariah Layani Penukaran Riyal Lebih Murah untuk Calon Haji Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dirasa Kurang, Komisi III Minta Penambahan Penerangan di Taman Kamboja
Surat Suara Tercoblos

Kalsel

Kasus Surat Suara Tercoblos di Kabupaten Banjar, Pelaku Berpotensi Tak Dijerat Hukum
apahabar.com

Kalsel

Ayah Meninggal Dunia, Ibnu Sina Segera Pulang Kampung
apahabar.com

Kalsel

Belum Rapid Tes Tenaga Medis, Tabalong Mau New Normal?
apahabar.com

Kalsel

Padamkan Api di Jalan Sulawesi, Emergency Manfaatkan Lumpur
apahabar.com

Kalsel

Hanya 4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Dapat Program Bedah Rumah
apahabar.com

Kalsel

1,81 Juta Hektare Hutan Mangrove di Indonesia Rusak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com