Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Anak-Anak Perempuan Afghanistan Kembali ke Sekolah di Kabul

- Apahabar.com     Minggu, 19 September 2021 - 17:49 WITA

Anak-Anak Perempuan Afghanistan Kembali ke Sekolah di Kabul

Sejumlah anak Afghanistan berbaris sebelum masuk kelas di Kabul, Afghanistan, Sabtu (18/9/2021). Foto-Antara/Wana via Reuters

apahabar.com, KABUL – Sejumlah siswi sekolah dasar di Afghanistan kembali bersekolah di kota Kabul, pada Sabtu (18/9).

Namun tidak untuk siswi senior di sekolah menengah, mereka masih menunggu kejelasan apakah mereka dapat melanjutkan sekolah.

Melansir Antara, sebagian besar sekolah di Kabul masih tutup semenjak Taliban menguasai kota tersebut lebih dari sebulan yang lalu.

Pejabat Taliban menegaskan bahwa mereka tidak akan lagi menerapkan kebijakan ekstrem, seperti melarang anak perempuan mengenyam pendidikan, saat mereka terakhir memerintah Aghanistan pada 1996-2001.

Mereka kini berjanji bahwa anak perempuan akan diizinkan bersekolah, namun hanya di ruangan kelas khusus.

Nazife, seorang guru sekolah swasta di Kabul, mengatakan mereka telah merevisi kebijakan agar dapat kembali membuka sekolah.

Sebelum Taliban mengambilalih Kabul, sekolah itu mencampur siswa dan siswa dalam satu kelas.

“Para siswi belajar di pagi hari dan siswa di sore hari,” katanya. “Guru laki-laki mengajar siswa dan guru perempuan mengajar siswi.”

Pada Jumat (17/9), kementerian pendidikan mengatakan sekolah menengah bagi siswa akan segera dibuka tanpa menyebutkan kelanjutan sekolah bagi murid perempuan.

“Semangat mereka luntur dan mereka sedang menunggu pengumuman pemerintah agar dapat melanjutkan sekolah,” kata Hadis Rezaei, guru yang mengajar murid perempuan di sekolah menengah.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid pada Sabtu mengatakan kepada Kantor Berita Bakhtar bahwa aturan sekolah menengah bagi siswi sedang disusun. Dia tidak menyebutkan tanggal yang pasti kapan aturan itu diterapkan.

“Pendidikan bagi anak perempuan memperbaiki generasi. Pendidikan anak laki-laki mungkin berpengaruh pada keluarga, namun pendidikan anak perempuan memengaruhi masyarakat,” kata kepala sekolah Mohammadreza.

“Kami sangat cermat mengikuti masalah itu sehingga anak perempuan dapat melanjutkan pendidikan mereka dan menyelesaikan studinya.”

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Minum Kopi

Internasional

Pandemi, Warga Kairo Makin Hobi Minum Kopi
apahabar.com

Internasional

Ditangkap Gegara Sebut Covid-19 Hoaks
apahabar.com

Internasional

Diakui Internasional, Jamu Indonesia Tembus Arab Saudi
Harga Minyak Naik

Ekbis

Ketatnya Pasokan AS dan Pembicaraan Biden-Xi, Harga Minyak Naik Tajam

Internasional

Sejarah Panjang Berdirinya UNESCO dan 5 Program Prioritas

Internasional

Jokowi ke Erdogan: Agresi Israel Harus Dihentikan!
apahabar.com

Internasional

Uji Coba Mobil Terbang, Bagaimana Hasilnya?
Myanmar

Internasional

Pemerintah Militer Myanmar Blokir Facebook dan WhatsApp
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com