Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Banjir Parah di Tala: Ratusan Rumah hingga Jalan Nasional Terendam

- Apahabar.com     Sabtu, 11 September 2021 - 20:49 WITA

Banjir Parah di Tala: Ratusan Rumah hingga Jalan Nasional Terendam

Banjir di Tala merendam ratusan rumah dan jalan nasional. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Intensitas hujan yang tinggi dalam dua hari terakhir membuat sejumlah desa di Kabupaten Tanah Laut (Tala) terendam banjir.

Data diterima apahabar.com hingga Sabtu (11/9) pukul 17:00 Wita, banjir merendam Desa Kintapura, Pandansari, Kintap, Kintap Kecil, Mekarsari, dan Sungai Cuka.

Kemudian, banjir juga merendam Desa Sungai Baru, Asam-Asam, Sukaramah, Mekarsari, Kintapura dan Pandansari. Semua desa itu berada di Kecamatan Kintap, Jorong, dan Penyipatan.

“Sebagian sudah mengalami penurunan debit air. Mulai surut di wilayah Mekarsari, Sungai Cuka,” ujar Kabid Damkar Tala Tony Permana.

Pihaknya, kata Tony, sudah menerjunkan anggota ke lokasi banjir untuk melakukan evakuasi dan penyaluran logistik, terutama di lokasi yang banjirnya cukup tinggi, seperti Desa Sungai Cuka yang menggenangi jalan nasional.

Kawasan lain yang terendam cukup parah berada di Desa Sukaramah, Kecamatan Panyipatan. Banjir di kawasan itu sempat membuat arus lalu lintas di jalan nasional lumpuh.

Sementara banjir di wilayah Desa Kintapura dan Kintap Kecil juga belum surut. Lokasi ini kabarnya menjadi titik banjir terparah.

Kepala Desa Kintapura, Husaini, mengatakan korban banjir di wilayahnya berjumlah 561 orang. Tak hanya itu, 161 rumah terendam, dan total 177 kepala keluarga terdampak.

“Hingga kini warga di sana masih bertahan di rumah masing-masing,” kata Husai.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Mekarsari. Kepala Desa Mekar Sari, Witono, mengungkap sedikitnya ada 17 rumah warga di RT 2 yang terendam banjir dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

“Sebagian warga yang terdampak banjir masih bertahan di rumah mereka masing-masing dan ada juga yang mengungsi ke rumah saudara,” ucapnya.

Dia berkata banjir kali ini merupakan yang terparah. Salah satu penyebabnya karena intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

“Banjir Sampai ke Jalan Ahmad Yani Desa Sungai Cuka,” ucap Witono.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung, Pengacara Surati Kapolres Tabalong
Alquran

Kalsel

Murid Kelas XII SMK PP Negeri Paringin Khataman Alquran
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Warga Banua Anyar, Ustadz Mushaffa Zakir Berkomitmen Perbanyak Kegiatan Agama
apahabar.com

Kalsel

Tari Mandau Belalap Api Bekasai Duri Meriahkan Peresmian Balai Adat Dayak
apahabar.com

Kalsel

Soal Rehab Pasar Ujung Murung dan Sudimampir, Doyo: Relokasi Belum Ada Waktu yang Pasti
Banjir HST

Kalsel

Kantor Bupati HST Terendam, Belasan Warga hingga Jurnalis Sempat Terjebak

Kalsel

Waspada Kemarau! Banjarmasin Terancam Kesulitan Air Bersih
apahabar.com

Kalsel

Listrik Gratis, Ledeng Kapan?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com