BREAKING! Polisi Ungkap Sebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total Asyik di Hammock, 4 Pasang Muda-Mudi Banjarbaru Digaruk Pol PP

Bantuan Rp 300 Ribu Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak

- Apahabar.com     Kamis, 23 September 2021 - 23:50 WITA

Bantuan Rp 300 Ribu Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak

Bantuan sosial tunai Rp300 ribu ke warga terdampak pandemi Covid-19 resmi dihapus Kementerian Sosial. Puluhan ribu warga di Banjarmasin terdampak. Foto ilustrasi: Kontan

apahabar.com, BANJARMASIN – Terhitung bulan ini, bantuan sosial tunai (BST) Rp300 ribu ke warga terdampak pandemi Covid-19 resmi dihapus Kementerian Sosial.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto. Sebanyak 10.173 kepala keluarga (KK) bakal terdampak kebijakan penghapusan bantuan dari pemerintah pusat tersebut.

“Awal-awal pandemi Covid-19 pada 2020 penerimaan BST ini dapat Rp600 ribu per bulannya, lalu pada 2021 ini jadi Rp300 ribu per bulannya, sekarang sudah resmi ditiadakan, penerima di daerah kita sebanyak 10.173 KK,” ujarnya, Kamis (23/9) dilansir Antara.

Para penerima BTS itu memang tidak lagi menerima bantuan tunai, namun ada bantuan lain bagi mereka karena sudah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Karena sudah masuk DTKS, bantuan sosialnya bisa berbentuk iuran BPJS kesehatan yang ditanggung pemerintah pusat, itu minimalnya,” katanya.

Dirinya belum mengetahui akan ada bantuan apalagi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial untuk mengganti BST.

Penerima BST umumnya bukan mereka yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pasalnya, kata dia, penerima BST ini adalah keluarga yang terdampak ekonomi karena pandemi Covid-19, bukan keluarga miskin yang memang sebelum pandemi.

Namun tentunya, ujar Iwan, pemerintah kota juga akan memberikan perhatian bagi mereka tersebut, karena pandemi ini belum berakhir.

“Sudah kita laporkan dengan pak wali kota, segeranya akan kita rumuskan bagaimana,” ujarnya.

Namun demikian, tutur Iwan, biasanya pemerintah pusat meniadakan bantuan sosial ini untuk dialihkan ke bantuan sosial yang lain.

“Jadi pasti ada solusinya baik dari pemerintah kota maupun pusat,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Minim Kontribusi hingga Tunggakan Gaji, Dewan Bakal Panggil PT BIM

Kalsel

Video: Hadapi Pemilu 2019, Begini Imbauan Guru Kapuh
Tahun Baru

Kalsel

Momen Tahun Baru, Pantai Siring Pagatan Tanbu Ramai Pengunjung
apahabar.com

Kalsel

Pengedar Melawan Saat Dibekuk, Kombes Wisnu: Tunggu Hari Nahasnya
apahabar.com

Kalsel

Menguatkan Ketahanan Pangan Bersama Prajurit Kodim 1002 Barabai
apahabar.com

Kalsel

Mardani H Maming Jabat Ketum BPP HIPMI, Muhaimin: Ini Catatan Sejarah!
apahabar.com

Kalsel

Iduladha 1440 Hijriah, Kodim 1006/Martapura Siapkan 4 Ekor Hewan Kurban
apahabar.com

Kalsel

30 Artefak Rasul yang Bakal Dipamerkan di Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com