Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Batas Daerah dengan Kutai Barat, Bupati Barut: Sesuai Kajian Tim Provinsi Kalteng

- Apahabar.com     Senin, 27 September 2021 - 15:43 WITA

Batas Daerah dengan Kutai Barat, Bupati Barut: Sesuai Kajian Tim Provinsi Kalteng

Bupati Barut, H H Nadalsyah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, Kalteng, H Nadalsyah menegaskan bahwa segmen batas daerah Kabupaten Barut dengan Kutai Barat Provinsi, Kaltim bertahan di garis kajian Tim Provinsi Kalimantan Tengah, dan tidak menerima kajian tim pusat.

Hal tersebut ia katakan setelah mendengarkan paparan tim penegasan batas daerah (PBD) di Rumah Jabatan bupati, Senin (27/9).

“Garis kajian pusat tidak sesuai dengan Kepmen 89 pasal 1 dari puncak Gunung ke Gunung lainnya, sedangkan Pusat menggaris berdasarkan Watershed sehingga banyak sungai yang secara fakta di lapangan masuk ke Kaltim,” kata Nadalsyah.

Dia juga memerintahkan Tim PBD untuk bersurat dan berkas-berkas kepada Kemendagri sebagai alat pendukung.

Pihaknya berharap segmen batas kembali sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 185.5-486 Tahun 1989 tentang Penegasan Garis Batas Wilayah antara Propinsi Daerah Tingkat I Kaltim dengan Propinsi Daerah Tingkat I Kalteng.

Rapat ini sendiri pada dasarnya Menindaklanjuti Rapat Percepatan Penyelesaian Segmen Batas Wilayah II tanggal 16 -18 September 2021 di Ruang Rapat Lime Green Hotel Ibis Staylis Jakarta Pusat.

Dimana rapat membahas penyelesaian tata batas antara Kabupaten Barito Utara dengan Kabupaten Paser dan Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur dan tata batas Kabupaten Barito Utara dengan Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan.

Tim Penegasan Batas Daerah (PBD) yang diketuai Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hj Siti Nornah Iriawati melaporkan hasil rapat tersebut kepada Bupati di Ruang Tamu Rumah Jabatan Bupati.

Dalam paparannya, Kepala Dinas PUPR, M Iman Topik menjelaskan secara singkat hasil rapat, dimana Tim Pusat mengeluarkan garis batas daerah segmen Provinsi Kalimantan Tengah dengan Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk segmen TK 6 dan 7 yakni tata batas dengan Kabupaten Kutai Barat tidak dibahas dalam rapat tersebut,” jelas Topik.

Dijelaskan juga Kepala Bagian Pemerintahan, BP Girsang bahwa tim telah menyampaikan hasil kajian untuk segmen TK 6 dan 7, tetapi oleh pusat tidak dibahas lebih lanjut.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Angkut Kayu Ilegal, Warga Saka Tamiyang Kapuas Kalteng Diamankan
Muhammadiyah

Kalteng

Oknum Diduga Mafia Tanah Main Klaim Lahan Wakaf, Muhammadiyah Kalteng Geram

Kalteng

Lamaran Nikah Ditolak, Pria di Kapuas Nekat Sebarkan Foto dan Video Bugil Kekasih
Sabu

Kalteng

Nongkrong di Toko Ponsel, Pengedar Sabu di Selat Kapuas Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Dubes Belanda Janji Temui Keluarga Korban Laka Speedboat di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Prihatin Pendapatan Warga, PKB Bagikan 5000 Paket Sembako di Barut
apahabar.com

Kalteng

Dua Mantan Atlet Kalteng Sampaikan Uneg-Uneg Kekecewaan

Kalteng

Tergiur Harga Mahal, Warga Arsel Kobar Curi Arwana Super Red Majikannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com