Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Begini Cara Irjen Napoleon Masuk Sel Sebelum Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim

- Apahabar.com     Senin, 20 September 2021 - 23:59 WITA

Begini Cara Irjen Napoleon Masuk Sel Sebelum Aniaya M Kece di Rutan Bareskrim

Tersangka kasus dugaan penistaan agama M Kece dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Polisi membeberkan bagaimana Irjen Napoleon Bonaparte menganiaya tersangka dugaan penistaan agama M Kece di rumah tahanan (Rutan) Bareskrim.

Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan Irjen Napoleon telah meminta mengganti gembok standa di kamar M Kece dengan gembok ‘Ketua RT’.

“Gembok standar untuk kamar sel korban diganti dengan ‘gembok milik Ketua RT’ atas permintaan NB, makanya mereka bisa mengakses,” imbuhnya seperti dilansir detik.com, Senin (20/9) malam.

Ia mengatakan Irjen Napoleon beraksi dibantu 3 tahanan lain.

“Secara umum diawali masuknya NB bersama 3 napi lainnya ke dalam kamar korban MK pada sekitar pukul 00.30 WIB,” ungkap Andi.

Kemudian, Irjen Napoleon meminta bantuan ke tahanan lainnya untuk mengambil sebuah plastik putih dari kamarnya. Plastik putih itu adalah kotoran manusia.

“Satu orang saksi napi lainnya kemudian disuruh mengambil plastik putih ke kamar NB yang kemudian diketahui berisi tinja (kotoran manusia),” tuturnya.

Penganiayaan pun berlangsung di kamar isolasi M Kece. Ia dilumuri kotoran manusia di bagian wajah dan badan oleh Irjen Napoleon.

Setelah itu, Irjen Napoleon memukul M Kece. Sekitar pukul 01.30 WIB, barulah Napoleon beserta 3 tahanan lainnya pergi meninggalkan sel M Kece.

Irjen Napoleon merupakan tahanan di Rutan Bareskrim Polri. Dia mendekam di sel karena terlibat kasus penghapusan red notice/DPO Djoko Tjandra.

Dia telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan pada tingkat pertama. Vonis itu tak mengalami perubahan di tingkat banding.

Sementara dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece alias Kace ini, Napoleon merupakan terlapor. Polisi kemudian mengungkap fakta menggegerkan terkait kasus ini.
Napoleon diduga melumuri wajah dan tubuh Kace dengan kotoran manusia.

“Wajah dan tubuh korban dilumurin dengan kotoran manusia oleh pelaku,” ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Minggu (19/9).

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

66 Tahun Mengabdi di Istiqlal, Mbah Parno Dihadiahi Kemenag Rumah
apahabar.com

Nasional

Laode M Syarif: Perubahan UU KPK Upaya Pelemahan Secara Diam-diam
apahabar.com

Nasional

Amankan Demo, 2 Kompi Brimob Polda Maluku Dikirim ke Jakarta
apahabar.com

Nasional

Lagi, Sri Mulyani Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik
apahabar.com

Nasional

SBY Berduka, DPD Demokrat Kalsel Ikut Berbelasungkawa
apahabar.com

Nasional

4 Pasien Covid-19 di Semarang Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Nasional

Dana Desa Rp22,8 T Segera Cair untuk Cegah Corona
PKS

Nasional

Tanggapi Isu Pengambilalihan Demokrat, PKS Sebut Ini Masalah Serius
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com