Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

Biden Perintahkan Rilis Dokumen Rahasia FBI terkait 9/11

- Apahabar.com     Sabtu, 4 September 2021 - 16:39 WITA

Biden Perintahkan Rilis Dokumen Rahasia FBI terkait 9/11

Presiden Joe Biden memerintahkan perilisan dokumen-dokumen rahasia terkait penyelidikan Biro Investigasi Federal (FBI) atas tragedi 9/11. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, memerintahkan perilisan dokumen-dokumen rahasia terkait penyelidikan Biro Investigasi Federal (FBI) atas tragedi teror 9 September 2001 alias 9/11.

“Hari ini, saya menandatangani perintah eksekutif untuk meminta Kementerian Kehakiman dan badan terkait lainnya untuk memantau deklasifikasi dokumen terkait penyelidikan Biro Investigasi Federal atas peristiwa 11 September,” kata Biden dalam pernyataan yang dikutip AFP, Jumat (3/9).

Biden menegaskan bahwa perilisan dokumen-dokumen rahasia ini harus rampung dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

“Kita tak boleh melupakan duka tiada akhir ari keluarga dan orang tercinta dari 2.977 orang tak bersalah yang tewas dalam serangan teroris terburuk di Amerika sepanjang sejarah kita,” tutur Biden.

Meski demikian, Biden mengakui ada kemungkinan sejumlah materi yang masih terlalu sensitif untuk dirilis. Ia pun berpesan agar AS dapat merilis sebanyak mungkin dokumen yang dianggap aman untuk diungkap.

“Sangat penting untuk memastikan pemerintah AS memaksimalkan transparansi, kecuali jika ada alasan kuat untuk melakukan sebaliknya,” kata Biden.

Biden meneken perintah ini menjelang peringatan dua dekade serangan teror yang menewaskan ribuan orang di AS pada 9 September 2001 silam.

Sejak peristiwa tersebut, keluarga korban terus menyerukan pembongkaran dokumen-dokumen hasil investigasi FBI. Namun, AS baru merilis sebagian, sementara yang lainnya masih dirahasiakan hingga kini.

Tak lama setelah peristiwa tersebut, AS melancarkan operasi penyerbuan terhadap Taliban di Afghanistan yang dianggap melindungi dalang di balik 9/11, yaitu Osama bin Laden, sang pemimpin jaringan Al-Qaeda.

AS baru resmi menghentikan invasi tersebut pada awal pekan ini. Invasi AS di Afghanistan itu pun menjadi perang terlama Paman Sam di negeri orang.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Kim Jong Un: Tak Akan Ada lagi Perang, Senjata Nuklir Hanya untuk Bertahan
WHO

Internasional

WHO: 115 Ribu Nakes Meninggal Sejak Awal Covid-19
Hamas

Internasional

Diserang Pakai Balon Api, Israel Bom Lokasi Hamas di Gaza

Internasional

Guru Sejarah di Prancis Dipenggal Usai Perlihatkan Karikatur Nabi, 7 Orang Tersangka Diseret ke Meja Hijau

Internasional

‘Paman Legend’ Ng Man-tat Meninggal Dunia
apahabar.com

Internasional

WHO: Dampak Covid-19 Akan Terasa hingga Puluhan Tahun
apahabar.com

Internasional

Pesawat Tempur AS Jatuh di Inggris, Pencarian Pilot Dimulai
apahabar.com

Internasional

Korsel Sebut Indonesia Mitra Utama Penanggulangan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com