Duel Maut, Kakek Aniaya Tetangga hingga Tewas di Banjarmasin Terancam Hukuman Berat Ke Kalsel, Jokowi Tak Hanya Resmikan Jembatan Sei Alalak Prokes Dilonggarkan, Arab Saudi Hapus Aturan Jaga Jarak di Masjidil Haram Geger! Warga Hilir Kotabaru Temukan Mayat Bayi dalam Kardus Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal

Bikin Tergiur, Sayembara Pencarian Bocah Hilang di Sungai Sangatta Berhadiah Rp 5 Juta

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 15:34 WITA

Bikin Tergiur, Sayembara Pencarian Bocah Hilang di Sungai Sangatta Berhadiah Rp 5 Juta

Tim SAR melakukan pencarian terhadap Ahmad Mawardi yang hilang saat main bola di bantaran Sungai Sangatta. apahabar.com/istimewa

apahabar.com, SANGATTA – Bocah bernama Ahmad Mawardi (2) yang hilang saat bermain bola di bantaran Sungai Sangatta, Kaltim, Jumat lalu (24/9) hingga kini belum ditemukan.

Tim SAR Katim telah beberapa hari melakukan pencarian, namun juga belum membuahkan hasil.

Sayembara pun digelar oleh masyarakat sekitar untuk membantu mencari keberadaan bocah malang tersebut.
Informasi sayembara tersebut beredar di media sosial dari akun facebook bernama Guru Suhaimi.

Dalam unggahan sayembara tersebut ditulis bahwa ada imbalan yang akan diberikan bila berhasil menemukan keberadaan korban.

“Kami mengumumkan bagi yang menemukan anak tersebut baik di darat maupun di perairan dengan memberikan tanda jasa sebesar Rp5 juta. Hal ini kami lakukan untuk memberikan sugesti atau dorongan sekaligus penghargaan bagi para sang penemu,” tulis unggahan tersebut seperti dikutip apahabar.com, Rabu (29/9).

Dengan angka itu tentu bikin tergiur hingga mengundang perhatian orang banyak. Alhasil beberapa orang yang mengaku memiliki ilmu spritual pun datang ke lokasi kejadian. Namun hingga kini keberadaan bocah tersebut belum juga ditemukan.

“Saya dan bapak saya pas ada di sini lihat sayembara itu. Ya kami bantu aja sih,” tutur salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Sementara itu dikonfirmasi kepada Kasi Ops Basarnas Kaltim, Octavianto membenarkan bahwa adanya kabar sayembara tersebut yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.

Pihaknya tidak bisa melarang. Namun mereka mengimbau kepada masyarakat yang turut membantu pencarian agar tidak mengganggu operasi SAR.

“Kami tidak bisa intervensi, selama tidak mengganggu giat operasi SAR,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Pelaku Pencabulan Anak di PPU Alami Perubahan Psikis, Kuasa Hukum: Perlu Pemeriksaan Kejiwaan

Kaltim

Mantan Bacalon Wali Kota Balikpapan Ditangkap, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur
Curanmor

Kaltim

Pelaku Curanmor Viral di Medsos Diringkus Jatanras Polda Kaltim
polda kaltim

Kaltim

Polda Kaltim Ringkus Jaringan Sabu Sultan Seberat 3 Kg
Korban meninggal di depan pintu rumahnya, diduga terindikasi terpapar Covid-19. Foto-istimewa

Kaltim

Evakuasi Lamban Karena Prokes, Wanita di Balikpapan Meninggal di Depan Pintu Rumah
apahabar.com

Kaltim

Banjir Balikpapan, Petugas Gabungan Berjibaku Bantu Warga yang Terjebak

Kaltim

Pangdam VI Mulawarman Tinjau Penyekatan di Balikpapan, Anggota Diminta Sabar Ingatkan Masyarakat
apahabar.com

Kaltim

Bertambah 393, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 22.861 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com