Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total Asyik di Hammock, 4 Pasang Muda-Mudi Banjarbaru Digaruk Pol PP Geger Api di Hapalah Tabalong, Bantuan Mulai Mengalir Namanya Menasional, MHM Dinilai Potensial untuk RI-2 Lakon “Hamil” STB Uniska Warning Krisis Kepedulian Generasi Muda

BIN Gelar Vaksinasi untuk Santri Pondok Pesantren di Tabalong

- Apahabar.com     Senin, 27 September 2021 - 13:17 WITA

BIN Gelar Vaksinasi untuk Santri Pondok Pesantren di Tabalong

Para santri di Tabalong mendapat vaksinasi hasil kerja sama BIN Kalsel, Kemenag Tabalong dan Dinas Kesehatan. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalsel menggelar vaksinasi Covid-19 bagi santriwan dan santriwati dan ustaz-ustazah di pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Tabalong, Senin (27/9).

Ada 3 ponpes yang menjadi tempat pelaksanaannya, yaitu Pondok Pesantren Al-Islam Kambitin Tanjung, Pondok Pesantren Al-Madaniyah Jaro dan Pondok Pesantren Nurul Mustafa Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Di Al-Madaniyah Jaro sasarannya 550 orang, Al-Islam Kambitin Tanjung 182 orang dan Nurul Mustafa 321 orang.

Dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan Tabalong melalui puskesmas setempat.

“Target vaksinasi ini seribu orang, namun pada hari pelaksanaan bertambah karena antusiasme santri sangat tinggi,” kata perwakilan BINDA Kalsel di Tabalong.

Program vaksinasi dari BIN ini mendapat apresiasi dari Kemenag Tabalong, Taufik Rahman.

Vaksinasi ini untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau heard immunity.

Meski para santri dan ustaz-ustazahnya sudah divaksin diimbau untuk terus menerapkan prokes Covid-19.

“Selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menjaga jarak,” kata Taufik mengingatkan.

Taufik juga mengucapkan terima kasih kepada BIN yang menggelar vaksinasi bagi santri ini.

“Ini merupakan vaksinasi pertama bagi santri di Kabupaten Tabalong, diharapkan ke depan masih ada vaksinasi ini,” pungkasnya.

Terpisah Ketua Satgas Covid-19 internal Pesantren Nurul Mustafa, Ustaz Ariffin mengatakan para santri yang divaksin ini sebelumnya telah mendapat izin dari para orang tua wali.

“Sebelum pelaksanaan vaksinasi ini para santri telah mendapat persetujuan dari orang tuanya, rata-rata mereka setuju,” jelasnya.

Ariffin berharap ke depan masih ada lagi program vaksinasi bagi santri ini, karena masih banyak yang belum terdata.

“Kami berharap program-program vaksinasi yang menyasar santri oleh BIN ini bisa juga dilakukan pihak lainnya,” pungkasnya.

Salah seorang santriwati, Fika Abdya Rahmi (14), mengatakan setelah divaksin ia tidak merasakan efek apapun.

“Tadi setelah divaksin biasa saja, semoga dengan santri ini telah divaksin bisa normal mengikuti pembelajaran. Kepada para santri lainnya agar tidak takut mengikuti vaksin Covid-19 ini karena rasanya biasa saja,” jelasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Harganas, Ibnu Sina Cerita Pentingnya Figur Ayah
apahabar.com

Kalsel

Perlakuan Kompol Ukkas Kepada Para Tahanan Kriminal
Pemprov Kalsel

Kalsel

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Pemprov Kalsel dan Tala Tekan MoU

Kalsel

Ditemukan 2 Pasien dari Mandastana, Penyebaran Covid-19 di Batola Merata
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Pilkada, Bawaslu Kalsel Tambah Personil
Server SKD CPNS

Banjarbaru

Server SKD CPNS Sempat Eror, Begini Penjelasan Kepala BKD Kalsel

Kalsel

Sampaikan Pembelaan, Jurkani Minta Keringanan Hakim PN Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Sejumlah Rumah di Teluk Dalam Hangus Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com