INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi!

Breaking! PPKM Level 4 Banjarbaru Diperpanjang hingga 4 Oktober

- Apahabar.com     Senin, 20 September 2021 - 20:21 WITA

Breaking! PPKM Level 4 Banjarbaru Diperpanjang hingga 4 Oktober

Banjarbaru resmi memperpanjang PPKM level IV. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – PPKM level 4 di Banjarbaru diperpanjang 2 pekan yakni mulai 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Ihwal perpanjangan PPKM ini dijelaskan Ketua KPC-PEN, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Senin (20/9) petang.

Pelaksanaan PPKM luar Jawa Bali, sebut Menko Perekonomian itu masih diterapkan di 10 kabupaten kota.

“PPKM level 4 masih diberlakukan di 10 kabupaten/kota, karena terkait dengan aglomerasi, jumlah penduduk, maupun tingkat vaksinasi masih di bawah 50 persen,” ujar Airlangga.

Adapun daftar daerah yang masih melaksanakan PPKM Level 4 itu adalah: Aceh Tamiang, Pidie (Aceh); Bangka (Bangka Belitung); Padang (Sumatera Barat); Banjarbaru, Banjarmasin (Kalimantan Selatan); Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur); Tarkan dan Bulungan (Kalimantan Utara).

Keputusan pusat terkait perpanjangan PPKM level 4 di Banjarbaru ini dibenarkan Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin.

Meski begitu, ia mengaku bingung dengan keputusan perpanjangan kali ini, sebab melihat data, indikator – indikator penentu PPKM jenjang level untuk Kota berjuluk Idaman itu mengalami penurunan.

Seperti angka kasus aktif, keterisian bed atau tempat tidur khusus Covid-19 yang jauh menurun dan angka vaksinasi yang lebih tinggi dibandingkan provinsi.

“Ulun (saya) bersama Wakil Wali Kota masih bingung indikator yang diterapkan oleh pemerintah pusat berkaitan Banjarbaru masih berada di level 4 PPKM,” kata Ovie sapaan akrabnya.

“Angka kasus aktif sudah jauh menurun, angka BOR juga cuma 8 persen, capaian vaksin termasuk tertinggi di Kalsel,” sambungnya.

Meski berat menerima keputusan pemerintah pusat, Ovie tetap mengikuti arahan pusat dengan masih memberlakukan PPKM level 4 di Banjarbaru.

“Terpaksa kami mengikuti walaupun ini keputusan sangat pahit untuk kami,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Permintaan Seragam Sekolah Melonjak, Siti Aminah Semringah
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Apresiasi Penghargaan Adipura Kalsel
Banjir HST

Kalsel

Kantor Bupati HST Terendam, Belasan Warga hingga Jurnalis Sempat Terjebak
apahabar.com

Kalsel

Tiga Puskesmas di Tabalong Berkomitmen Turunkan Rasio Rujukan
apahabar.com

Kalsel

Revisi Perda RTRW Kota Banjarmasin Dibahas Secara Detail
Ilustrasi Covid-19. Foto-Pixabay

Kalsel

Kabar Baik! 6 Warga Kotabaru Sembuh dari Covid-19, Positif Nihil
apahabar.com

Kalsel

Sambut HUT ke-62 Kodam VI/Mulawarman, TNI-Polri di HST Kompak Bersihkan Taman Makam Pahlawan
apahabar.com

Kalsel

Aktivitas Belajar TPA Ar-Rahman di Tapin Hanya Mengandalkan Swadaya Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com