Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Tarif 10 Kubik Dicabut, PDAM Bandarmasih Hilang Untung Miliaran!

- Apahabar.com     Rabu, 8 September 2021 - 12:10 WITA

Tarif 10 Kubik Dicabut, PDAM Bandarmasih Hilang Untung Miliaran!

Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi menyampaikan penurunan laba PDAM Bandarmasih imbas pencabutan tarif minimum 10 kubik. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kebijakan penghapusan tarif minimum 10 kubik menggerus keuntungan PDAM Bandarmasih hingga miliaran rupiah.

Terhitung 2019 kemarin, keuntungan yang didapat perusahaan pelat merah ini hanya sekitar Rp17 miliar. Sedangkan pada 2020 menurun drastis Rp6 miliar.

“Laba mengalami penurunan karena memang beban tetap dievaluasi. Otomatis pendapatan turun, laba juga turun,” ujar Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi, Rabu (8/9).

Total laba PDAM Bandarmasih pada 2020 hanya mencapai Rp11 miliar.

“Semua hitungan laba telah dipotong pajak penghasilan,” ujarnya.

Situasi tersebut tentu saja berdampak pada pendapatan PDAM Bandarmasih.

Terhitung tahun 2020, PDAM Bandarmasih hanya meraih pendapatan Rp340 miliar. Sedangkan 2019 lalu, sekitar Rp348 miliar.

Pemasukan dari penjualan air melalui sektor bisnis PDAM Bandarmasih menurun sekitar 3-4 persen. Misalnya, Duta Mall Banjarmasin yang terimbas PPKM mengurangi pemakaian air bersihnya.

Penjualan pada sektor bisnis berbanding terbalik dengan sektor rumah tangga yang justru meningkat lantaran masyarakat dominan beraktivitas di rumah atau work from home.

Namun, sektor tersebut tetap saja tidak mampu menutupi pendapatan karena harga tarif air yang dibayar telah disubsidi.

“Walaupun airnya naik, uang yang kita dapat itu menurun. Idealnya itu harus seimbang antara pelanggan bisnis dengan rumah tangga, seperti subsidi silang seperti itu,” ucapnya.

Menurutnya penurunan pendapatan ini wajar dalam posisi pandemi Covid-19. Yang perlu dipikirkan PDAM Bandarmasih saat ini adalah bagaimana cara bertahan hidup.

“Merasionalisasi hampir seluruh kegiatan sehingga efisiensi anggaran tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Yudha menyebut upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Setoran ke kas daerah pada 2020 kemarin terjaga di kisaran Rp5 miliar.

Setoran PAD dari PDAM Bandarmasih memang mengalami penurunan yang sebelumnya pada 2019 sekitar Rp9 miliar.

“Tahun 2020 hanya Rp5 miliar setor PAD karena laba kita turun,” tegasnya lagi.

Adapun laporan keuangan tahun 2020 PDAM Bandarmasih telah diaudit oleh kantor akuntan publik hingga mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

“Mudahan tahun depan dan seterusnya agar perusahaan tidak rugi,” harapnya.

Sebagai pengingat, pertengahan September 2020, PDAM Bandarmasih memutuskan untuk menarik kebijakan dasar pemakaian minimum 10 kubik.

“Jajaran PDAM Bandarmasih sepakat mencabut kebijakan terkait pemberlakuan minimum pemakaian 10 kubik di semua kategori pelanggan,” ujar Wali Kota Ibnu Sina, kala itu.

Terdapat beberapa alasan kebijakan yang diterapkan sejak 2017 ini dihapuskan.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

PPKM Level IV Banjarmasin, Bansos Rp600 Ribu dan Beras Mulai Disalurkan
Ket: Seorang pria ditemukan dengan luka tusuk di semak belukar di kawasan Jalan Lingkar Dalam Selatan RT 12, Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin Selatan sekira pukul 18.00 Wita. Foto-Riyad

Banjarmasin

Geger! Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Basirih Selatan

Banjarmasin

Rekapitulasi Pilgub Kalsel Tingkat Banjarmasin Digelar Besok

Banjarmasin

Sebatang Kara, Pengidap Diabetes di KS Tubun Banjarmasin Tewas Membusuk
Cuaca Kalsel Hari Ini

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini: Siang, 5 Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir
Pegawai Kontrak

Banjarmasin

Miris, Pegawai Kontrak Dinkes Banjarmasin 4 Bulan Belum Gajian
Pertamina

Banjarmasin

Harga Pertalite Setara Premium di Sulawesi, Kalsel Kapan?

Banjarmasin

Ribuan Mahasiswa Antusias Ikut Vaksinasi Massal di Gedung Sultan Suriansyah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com