Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

China Berniat Kembangkan Tambang Tembaga di Afghanistan

- Apahabar.com     Senin, 13 September 2021 - 20:26 WITA

China Berniat Kembangkan Tambang Tembaga di Afghanistan

Jiangxi Copper Co Ltd, perusahaan tambang asal China. Foto-Caixinglobal via viba.co.id

apahabar.com, BEIJING – Jiangxi Copper Co Ltd China mengatakan pada Senin (13/9) bahwa pihaknya dan Metallurgical Corp of China (MCC) sedang memantau situasi di Afghanistan dan akan maju bekerja sama dengan tambang tembaga Mes Aynak jika memungkinkan.

Mes Aynak terletak sekitar 40 km tenggara ibu kota, Kabul, juga merupakan situs reruntuhan Buddha kuno dan para pegiat menyerukan pelestariannya.

Jiangxi dan MCC menyewa 30 tahun untuk tambang itu pada 2008, yang diperkirakan memiliki cadangan 11,08 juta ton tembaga. Jiangxi Copper memegang 25 persen saham dalam proyek tersebut.

“Karena situasi yang tidak stabil di Afghanistan, tambang tembaga Mes Aynak yang diinvestasikan oleh perusahaan belum mengalami konstruksi substansial,” kata Zheng Gaoqing, pemimpin Jiangxi Copper, dalam pengarahan daring, seperti dilansir Antara.

Zheng bilang, perusahaannya akan memantau situasi dan mendorong pembangunan proyek jika memungkinkan.

Taliban menguasai Afghanistan bulan lalu, menggulingkan pemerintah dukungan AS ketika pasukan internasional mundur dari negara itu setelah misi 20 tahun.

Sementara itu, Jiangxi juga memprioritaskan perolehan sumber daya sebagai strategi utamanya dan akan mencari tambang secara global untuk peluang investasi, menurut Zheng.

“Kenaikan harga tembaga telah membawa manfaat langsung bagi bijih perusahaan itu sendiri,” kata Zheng, seraya menambahkan bahwa dia memperkirakan harga tembaga akan tetap pada level tinggi mengingat prospek optimistis untuk tenaga surya dan konsumsi energi baru.

Harga tembaga di Shanghai Futures Exchange China telah melonjak lebih dari 21 persen tahun ini, ditopang oleh pulihnya permintaan dan stimulus ekonomi global.

Jiangxi Copper pada Agustus melaporkan laba bersih kuartalan terbesarnya dalam 10 tahun untuk periode April-Juni.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Internasional

Mulai Krisis Uang, WHO Cari Rp164 T demi Perangi Varian Delta
apahabar.com

Internasional

KBRI London Ingatkan WNI Kemungkinan Covid-19 Gelombang Kedua

Internasional

Hampir 300 Ribu Orang di AS Meninggal di Masa Pandemi
apahabar.com

Internasional

Ribuan Burung Jatuh dari Langit, Pertanda Bencana?
Jet Li

Internasional

Berkewarganegaraan Singapura, Jet Li Diduga Masuk Daftar Hitam di China
apahabar.com

Internasional

Remehkan Covid-19, Presiden Brasil Kini Tertular Virusnya
apahabar.com

Internasional

Peneliti Oxford Kembangkan Tes Dapat Deteksi Covid-19 dalam 5 Menit
WHO

Internasional

WHO Akhirnya Beri Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com