Gelar Aksi Saat Jokowi ke Banjarmasin, BEM Kalsel: Hanya Kebetulan Kecelakaan Maut di Sepagar Kotabaru, 2 Orang Tewas di Tempat Besok Jokowi ke Tanbu, Pangdam VI Mulawarman Turun Cek Pasukan Datang ke Banjarmasin, Jokowi Bakal Disambut Unjuk Rasa Kedok Perusahaan Pinjol Kotabaru Terbongkar: Nagihnya Pakai Ancaman, Kantor Jadi Tontonan

Data Cakupan Vaksinasi Tabalong Selisih dengan Provinsi Kalsel, Ini Penyebabnya

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 14:57 WITA

Data Cakupan Vaksinasi Tabalong Selisih dengan Provinsi Kalsel, Ini Penyebabnya

Bupati H Anang Syakhfiani memimpin rapat koordinasi percepatan vaksinasi di Kabupaten Tabalong. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Gencar melakukan suntik vaksin Covid-19, ternyata data cakupan vaksinasi di Tabalong mengalami selisih dengan milik Provinsi Kalsel.

Hal itu diungkap Kepala Dinkes yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie pada rapat koordinasi percepatan vaksinasi di Tabalong di halaman Pendopo Bersinar, Rabu (29/9).

Taufiq menjelaskan, selisih sekitar 3.000 an, sebenarnya lantaran beda data manual pihaknya dengan yang sudah dibaca sistem.

“Kalau input vaksin cakupannya yang di sistem 25,9 persen sedangkan data manual 29 persen,” jelas Taufiq.

Taufiq bilang data Provinsi Kalsel cakupan vaksinasi di Tabalong 25,9 persen.

“Hal ini karena data manual belum diinput semuanya ke sistem,” pungkasnya.

Menanggapi adanya selisih data input cakupan vaksinasi tersebut, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan, selisih itu merupakan hal yang biasa.

Lokasi-lokasi vaksinasi yang wifinya tidak bagus tidak bisa melaporkan realtime melaporkan itu. Padahal inputnya bukan rombongan melainkan satu persatu.

Anang bilang ini pernah terjadi pada bulan Oktober 2020, ketika pihaknya harus melaporkan satu persatu warga Tabalong yang di swab PCR, apalagi ini terkait dengan aplikasi peduli lindungi yang semua orang telah divaksin harus masuk.

“Insyaallah ini akan kita urai, pak Dandim dan Kapolres tadi sudah memberikan saran juga, mudah-mudahan dalam waktu seminggu kita turunkan tim terbaik dari Diskominfo membantu Dinkes menginput data itu satu persatu,” jelas Bupati H Anang Syakhfiani.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pengedar Sabu

Tabalong

Busyet..Pengedar di Tabalong Lari 5 Km Sebelum Akhirnya Ditangkap Petugas
Tabalong

Tabalong

Penjagaan Perbatasan Kalsel-Kaltim di Tabalong Diperpanjang hingga Akhir Agustus

Kalsel

Berantas Premanisme, 2 Jukir Pelaku Pungli Diamankan Satreskrim Polres Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Tata Jaringan, PDAM Tabalong Perbaiki Jalur Warukin Tanta

Tabalong

Kabar Baik dari Tabalong, 8 Pasien Sembuh Covid-19
apahabar.com

Tabalong

Canangkan Bulan Panutan PBB P2, Bupati Tabalong Pinta ASN Jadi Teladan
Adaro Indonesia

Tabalong

Manajemen Pama Ungkap Dua Kemungkinan Terburuk Karyawan
apahabar.com

Tabalong

Besok, Bupati Tabalong Akan Lantik 10 Pejabat Esellon II
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com