Jokowi Tiba di Kalsel, Panggung Alalak Jadi Tontonan Warga BREAKING! Presiden Jokowi Tiba di Kalsel Jelang Peresmian, Jembatan Sei Alalak Belum Ditutup Total Kunjungi Tanbu, Warga Berharap Jokowi Ikut Tanam Mangrove di Pulau Burung Truk Terbalik di Balangan Belum Dievakuasi, 8 Jam Listrik Padam

Diduga ODGJ, Pria yang Serang Ustaz di Kepri Kerap Bikin Resah Warga

- Apahabar.com     Jumat, 24 September 2021 - 15:21 WITA

Diduga ODGJ, Pria yang Serang Ustaz di Kepri Kerap Bikin Resah Warga

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA -Polisi menangkap pria berinisial H karena menyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago saat ceramah di Masjid Baitusyakur, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

H ternyata disebut sering meresahkan warga sekitar di tempat asalnya, yakni Kecamatan Banda Mulia, Aceh karena sakit jiwa.

“Surat keterangan dari Kecamatan Banda Mulia yang jelaskan bahwa pelaku saudara H meresahkan masyarakat karena sakit jiwa. Warga Dusun Alur Hitam, Kampung Telaga Meuku Dua. Jadi ada catatan dari tempat dia asalnya,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021).

Ramadhan menjelaskan H diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Polda Kepri pun melakukan pemeriksaan kejiwaan untuk memastikan dugaan tersebut.

“Kemudian rencana tindak lanjut yang akan dilakukan Polda Kepri melakukan pemeriksaan kejiwaan. Artinya, ini sekali lagi bukan berarti kita lepaskan langsung. Tapi kita tetap untuk memastikan kita lakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku,” tuturnya.

“Seperti yang saya sampaikan tadi, selain gunakan psikolog dari kita, kita juga ada psikolog pembanding dari luar dan juga tentu dokter ahli jiwa,” sambung Ramadhan.

Adapun H tercatat pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) di Banda Aceh selama 3 tahun. Kala itu, H juga pernah melarikan diri dari RSJ.

Sementara itu, Ramadhan menyebut pelaku dan korban tidak saling mengenal. Saat diperiksa polisi, kata Ramadhan, H tidak fokus.

“Pelaku saat diperiksa oleh penyidik tidak fokus dan tidak bisa menjawab pertanyaan penyidik. Pelaku dan korban tidak saling mengenal,” imbuhnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Babak Baru, Massa Gelombang Kedua Penyerang Polsek Ciracas
Mahasiswa

Nasional

Soal PPN Sembako, Tagar ‘Mahasiswa Mati Suri’ Bergema
apahabar.com

Nasional

Trauma, Istri Wartawan Korban Pembakaran Rumah di Aceh Takut Bekerja
apahabar.com

Nasional

Presiden Temui Korban Tsunami di Pandeglang
Kota Depok

Nasional

Kota Depok Diguyur Hujan Disertai Butiran Es
apahabar.com

Nasional

Pesan Terakhir Mbah Moen Jelang Gus Yasin ke Makkah
Korupsi

Nasional

Bupati Probolinggo dan Suaminya Ditetapkan Jadi Tersangka Suap Jual Beli Jabatan
apahabar.com

Nasional

Sempat Dibatalkan MA, Presiden Naikkan Kembali Iuran BPJS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com