OTT di Amuntai dan Sejarah Korupsi di Kalsel yang Sudah Ada Sejak Zaman Kesultanan Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas

Digempur Pandemi, Produk UMKM Banjarbaru Malah Melejit hingga Punya Omset Ratusan Juta

- Apahabar.com     Jumat, 10 September 2021 - 17:41 WITA

Digempur Pandemi, Produk UMKM Banjarbaru Malah Melejit hingga Punya Omset Ratusan Juta

Pelaku UMKM Banjarbaru Rini Wardani saat berfoto bersama Wakil Wali Kota Wartono di gerai Indomaret. Foto-apahabar.com/ Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Produk UMKM Kota Banjarbaru melejit kala Pandemi Covid-19. Itu
terbukti dengan naiknya omset pelaku UMKM dari jutaan ke ratusan juta.

“Kita awalnya Rp 5 juta dan sampai sekarang saat Covid-19 jadi Rp 100 juta,” ujar pelaku UMKM Rini Wardani, Jumat (10/9).

Produk yang dilabelinya dengan merek Rini Amplang itu sudah beredar luas di toko – toko besar di Kalsel seperti Indogrosir, Lotte Mart dan toko oleh-oleh. Terbaru, produknya sudah masuk di gerai – gerai Indomaret.

Untuk memenuhi permintaan konsumen, Rini sudah memberdayakan 10 karyawan. Per hari, ia mampu memproduksi 1.000 pcs amplang.

“Karena sekali pengantaran beberapa ratus pcs,” tuntasnya.

Selain Rini, juga ada pelaku UMKM lainnya Wiji Lestari yang memproduksi emping jagung. Produknya juga sudah tersebar di penjuru Kalsel.

“Omset sebulan dari 10 juta ke 20 juta,” ujarnya.

Berbeda dengan Rini, Wiji memilih memberdayakan keluarganya dalam proses memproduksi emping jagung.

Melejitnya UMKM Kota Banjarbaru itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru,
Muhammad Rustam.

“Selama pandemi memang UMKM berkembang, karena banyak bantuan yang diberikan untuk menopang keberlanjutan mereka. Selain itu produk mereka juga dipasarkan online. Jadi dari sana semakin berkembang,” ucapnya.

Dia menyebut 20 hingga 30 persen produk UMKM Kota Banjarbaru punya potensi besar untuk terus berkembang.

“Produk yang potensial kebanyakan makanan ya. Dan kami bantu pembinaan,” terangnya.

Pihaknya, sebut Rustam, juga ikut dalam pelatihan teknis dan pengurusan pendaftaran izin produk.

“Kita bantu untuk mendaftarkan, agar usahanya terdaftar,” tuntas Rustam.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Truk Kontainer

Banjarbaru

Polisi Ungkap Kronologis Truk Kontainer Terbakar di Banjarbaru
Polri

Banjarbaru

Wujudkan Polri Presisi, Kasat Lantas Polres Banjarbaru Berinovasi Bikin Pelacak
Banjarbaru

Banjarbaru

BREAKING! Instruksi Menteri Tito: Cabut PPKM Level III Banjarbaru
Kecelakaan

Banjarbaru

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Pemuda Balangan di Trikora Banjarbaru
PSU Pilgub Kalsel

Banjarbaru

Sidang Sengketa Pilgub Kalsel Ditunda, Tim Hukum H2D Matangkan Permohonan
Banjarbaru

Banjarbaru

Viral Foto Diduga Jenazah Covid-19 di Banjarbaru, Cek Faktanya!

Banjarbaru

Siang Bolong, Api Lahap Satu Rumah di Karang Anyar Banjarbaru
Banjarbaru

Banjarbaru

5 Menit di Bapelkes Kalsel, Warga Isolasi Semringah Dikunjungi Menteri Airlangga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com