Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

Dikira Boneka, Mayat di Pantai Pelabuhan Semayang Balikpapan

- Apahabar.com     Rabu, 8 September 2021 - 11:33 WITA

Dikira Boneka, Mayat di Pantai Pelabuhan Semayang Balikpapan

Mayat pria tanpa identitas ditemukan di Pantai Pelabuhan Semayang Balikpapan, Rabu (8/9). Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Warga dihebohkan dengan adanya penemuan mayat berjenis kelamin pria di Pantai samping Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kaltim, Rabu (8/9), sekira pukul 07.30 WITA.

Yusuf, salah seorang saksi yang menemukan pertama kali mengatakan bahwa saat itu dirinya hendak mengecek situasi area kerjanya.

Namun saat tiba di area pantai, ia melihat mayat pria dalam posisi telungkup. Yusuf sempat tak yakin. Ia mengira sosok tersebut adalah boneka.

“Saya pas lagi ngecek-ngecek, terus saya lihat kok ada kayak orang disitu. Saya kira boneka atau patung, terus saya coba dekat sekalinya mayat,” katanya ditemui apahabar.com di lokasi kejadian.

Yusuf kemudian melapor kepada petugas di Polsek Semayang yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian datang petugas dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Saya nggak berani pegang karena takut ada apa-apa, jadi saya lapor aja dulu, biar petugas yang periksa,” ujarnya.

Sementara itu Kanit Inafis Polresta Balikpapan, Ipda Sukaca Bayu Sakti mengatakan pihaknya belum menemukan identitas korban.
Bahkan sempat mengalami kesulitan mendapatkan sidik jari lantaran tangan korban telah lama terendam air.

“Sementara kita mengupayakan mencari data identitas, namun karena kondisi sudah terendam air, sehingga tangannya agak susah terbaca. Namun kami mengupayakan bawa ke rumah sakit kita keringkan dulu dan kita akan coba cari data dari korban,” jelas Bayu.

Korban diperkirakan sudah 3 hari meninggal. Namun penyebab kematiannya belum diketahui apakah ada tanda kekerasan atau tidak. Saat ini petugas terus melakukan pemeriksaan terhadap korban dan akan melakukan otopsi.

“Diperkirakan lebih dari 3 hari. Sementara belum bisa kelihatan karena belum dibuka semuanya satu badan. Setelah otopsi baru bisa ketahuan apakah ada kekerasan atau tidak,” pungkasnya.

Catat! SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi Non Guru di Tabalong Digelar Oktober

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Balikpapan

Kaltim

Aksi Demo PPKM Ricuh, Polisi Amankan Sejumlah Mahasiswa

Kaltim

Banyak Warga Kaltim Menderita karena Covid-19, Isran: Sontoloyo Memang Ini Kuruna
apahabar.com

Kaltim

Bioskop dan Wahana Permainan Anak di Balikpapan Boleh Beroperasi
Lapas Balikpapan

Kaltim

5 Warga Binaan Seumur Hidup Lapas Balikpapan Ajukan Pengampunan ke Presiden
Balikpapan

Kaltim

Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang
apahabar.com

Kaltim

Tiga Warga Penajam Meninggal Gara-Gara HIV/AIDS

Kaltim

Respons Panggilan Darurat Hanya 10 Menit, Polresta Balikpapan Ujicoba Layanan 110
apahabar.com

Kaltim

Polres PPU Bentuk Tim Pantau Peredaran Narkoba di Tabun Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com