Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300 Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter

Dipakai RI, Ini Efek Samping Vaksin Moderna

- Apahabar.com     Selasa, 28 September 2021 - 12:28 WITA

Dipakai RI, Ini Efek Samping Vaksin Moderna

Ilustrasi vaksin moderna. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Vaksin Covid-19 Moderna merupakan salah satu jenis yang digunakan dalam program vaksinasi pemerintah. Vaksin ini sudah tersedia bagi masyarakat umum.

Apa saja efek sampingnya?

Dalam keterangan resminya, Badan POM menyebut secara umum keamanan vaksin mRNA ini bisa ditoleransi, baik reaksi lokal maupun sistemik. Tingkat keparahannya berada di grade 1 dan 2.

Untuk reaksi yang timbul dari penggunaan vaksin ini seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi dan menggigil.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat juga membeberkan beberapa efek samping yang timbul dari penggunaan Moderna. Pada lengan bekas suntikan akan ada nyeri, kemerahan, dan bengkak.

Sementara untuk seluruh tubuh, penerima vaksin Moderna mungkin akan merasakan lelah, sakit kepala, nyeri otot, panas dingin, demam, dan mual.

CDC menuliskan efek samping akan terjadi dalam waktu sehari hingga dua hari setelah mendapatkan vaksin. Tanda-tanda itu normal karena tubuh sedang membangun perlindungan serta akan hilang dalam beberapa hari kemudian, dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (27/9/2021).

Vaksin Moderna telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM pada awal Juli lalu.

Sebelumnya Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu menyebutkan peruntukkan vaksin Moderna. Dia mengatakan penggunaan vaksin Moderna khususnya bagi ibu hamil dan masyarakat dengan komorbid.

“Kami mengimbau kepada pemerintah daerah untuk memberikan vaksin merek Moderna sebagai dosis ketiga hanya kepada nakes. Selain untuk nakes, vaksin Covid-19 Moderna juga diperuntukkan bagi publik, khususnya ibu hamil dan masyarakat yang memiliki komorbid, yang belum pernah mendapatkan vaksinasi sama sekali,” kata Siti Nadia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Beragama Islam, Pria Bernama Slamet Hari Natal Viral di Medsos
apahabar.com

Nasional

Erick Thohir Pastikan Sandiaga Uno Tak Masuk BUMN
apahabar.com

Nasional

Setelah Tiga Tahun, Bos Facebook Indonesia Mundur
apahabar.com

Nasional

Maju Independen, Zulfikar Siregar Siap Lakukan Terobosan Bagi Kota Medan
apahabar.com

Nasional

Elektabilitas Naik di Tengah Pandemi Covid-19, Ridwan Kamil Bayangi Ganjar Pranowo
apahabar.com

Nasional

Komisi I DPR Menyayangkan Adanya Penolakan Kunjungan Menhan Prabowo ke AS
apahabar.com

Nasional

Jokowi Hargai Prabowo Gugat Hasil Pemilu ke MK
apahabar.com

Nasional

Ombudsman Turun Tangan Pantau Persiapan SKB CPNS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com