Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Dipicu Hal Sepele, Pria Sadis Kapak Bayi hingga Tewas Kini Terancam 15 Tahun Penjara

- Apahabar.com     Sabtu, 18 September 2021 - 14:42 WITA

Dipicu Hal Sepele, Pria Sadis Kapak Bayi hingga Tewas Kini Terancam 15 Tahun Penjara

Dipicu hal sepele, pria sadis kapak bayi hingga tewas terancam 15 tahun penjara. Foto-okezone

apahabar.com, ROKAN HULU – Dipicu hal sepele, seorang pria dengan sadis membunuh bayi tujuh bulan menggunakan kapak.

Bayi berusia tujuh bulan berinisial DHS. Ia tewas dengan cara tragis. Dibunuh oleh tetangganya di Desa Rantau, Benuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

DHS tewas setelah dikapak tetangganya sendiri, pada Kamis (15/9/2021).

Pelaku pembunuhan adalah seorang laki-laki bernama Yasuto Lapau Sindondo yang juga merupakan seorang karyawan koperasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku sangat sepele yakni karena ibu bayi DHS, Herni Juwita (24) meminta air minum.

Sempat melarikan diri, warga bersama pihak Polsek Kepenuhan, Rohul, Riau berhasil menangkap pelaku Yasuto Lapau Sindondo. Sebilah kapak yang dipakai untuk membunuh korban disita petugas.

“Tersangka Yasatulo sudah ditahan oleh Polsek Kepenuhan,” kata Humas Polres Rohul Aipda Mardiono seperti dilansir okezone, Jumat (17/9).

Kini, pelaku diancam Pasal 76 C dengan ketentuan Pidana Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Kronologis Kejadian

Polisi dalam keterangannya menjelaskan kronologis kejadian itu. Kasus pembunuhan sadis ini terjadi pada 15 September 2021 di Barak Opung Koperasi Rokan Jaya, Desa Rantau Benuang Sakti Kecamatan Kepenuhan, Rohul, Kamis (16/9) pagi.

Saat itu, ibu korban mendatangi rumah tersangka untuk meminta air. Di rumah itu dia bertemu dengan Yasuto. Saat diminta air, bukannya memberi, Yasuto, karyawan Koperasi Rokan Jaya marah.

Dia bertanya apakah di rumah korban tidak ada air sehingga harus meminta padanya.

Nodieli Hia, ayah korban yang mendengar pernyataan tersangka menjawab kalau air di rumahnya masih panas. Tanpa ba bi bu, pelaku langsung mengambil kapak dari dalam rumah.

Diapun langsung mengejar ayah korban dengan senjata tajam tersebut, Nodieli pun kabur menyelamatkan diri. Sementara ibu korban lari ke dalam rumah.

Masih memegang kapak, Yasuto mendatangi rumah korban. Kemudian tersangka mengayukankan kapak ke pintu rumah korban beberapa kali yang saat itu terkunci.

Mengetahui itu, Herni pun melarikan diri. Nahas, bayi malang tersebut masih tertinggal dalam rumah. Tersangka langsung mengambil anak korban yang saat itu masih tertidur di ayunan. Bayi tak berdosa ini dibawanya ke halaman rumah korban.

Warga yang menyaksikan tersangka membawa bayi berusaha meminta dengan baik-baik. Namun tidak berhasil. Sepeda motor milik orangtua korban yang ada di halam rumah dibakar pelaku.

Kemudian tersangka melakukan perbuatan kejinya. Tersangka meletakkan korban di tanah kemudian mengayunkan kapak ke bagian perut korban sebanyak dua kali. Korban pun meninggal dunia. Pelaku pun melarikan diri usai membunuh korban, namun akhirnya tertangkap.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Terduga Penyiram Air Keras ke Novel Ditangkap!
Lapas Overkapasitas

Nasional

Banyak Lapas Overkapasitas, ICJR: Terlalu Mengedepankan Pemenjaraan
apahabar.com

Nasional

Update Tsunami Selat Sunda: 43 Tewas, 584 Luka-Luka dan 2 Hilang

Nasional

Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’
Gunung Sinabung

Nasional

Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Sampai ke Aceh

Nasional

Rekam Pungli, Warga Dianiaya Polantas
Ibu Kota Negara

Nasional

Ibu Kota Negara Pindah, Kukar Bertekad Sulap Lubang Bekas Tambang
apahabar.com

Nasional

Panik Mendengar Air Laut Surut, Warga Mengungsi Amankan Diri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com