OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Ditetapkan Tersangka, Ayah Kandung di HST Cabuli Anaknya Agustus Lalu

- Apahabar.com     Senin, 6 September 2021 - 20:21 WITA

Ditetapkan Tersangka, Ayah Kandung di HST Cabuli Anaknya Agustus Lalu

Pelaku mendekam di balik jeruji Mapolres HST. Foto: apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) telah menahan dan menetapkan tersangka terhadap AD, pelaku pencabulan anak kandung berumur 6 tahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AD menggauli anaknya sendiri pada 31 Agustus 2021 lalu. Tepatnya saat malam hari, sekitar pukul 22.00 di rumahnya di desa yang terletak di Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS).

Kasat Reskrim AKP Purnoto melalui Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia Polres HST, Aipda M Husaini menerangkan kasus itu mulai terungkap kepada ibu kandung korban, MR, pada 4 September tadi.

Saat itu, pagi hari sekitar pukul 10.00, MR menerima informasi oleh SL. Saksi ini menerangkan bocah 6 tahun yang merupakan anak kandung MR telah disetubuhi AD, yang tak lain ayah kandung bocah itu juga.

“Keluarga pun memeriksakan kondisi anak di bidan terdekat,” kata Husaini, Senin (6/9) malam.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan MR atau yang memiliki alamat sesuai KTP di Kecamatan Batu Benawa ke SPKT Mapolres HST, Senin (6/9) pagi.

“Ibu korban tidak terima dan melaporkan dan menuntut pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” terang Husaini.

Satreskrim lantas melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti. Salah satunya dengan melakukan visum et repertum terhadap korban, bocah 6 tahun tadi.

Tim Resmob, SALIMBADA pun dikerahkan. Hingga akhirnya AD diringkus di salah satu desa di Kecamatan LAS.

Barang bukit yang berhasil diamankan ada sebuah selimut. Berwarna merah muda memiliki motif bunga dan kucing di rumah pelaku, AD.

Saat ini pelaku dijerat Pasal 81 Ayat 1 sub Ayat (2) Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Jo Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Jo Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukuman bagi orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan denganya atau dengan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HST

Wabup Berry Dorong Kader Muda PMI HST Jadi Pelopor Gerakan Kemanusiaan
apahabar.com

HST

Serahkan BLT-DD, Wabup Berry Ingatakan Protokol Kesehatan Menuju New Normal
apahabar.com

HST

Minta Gugus Tugas Covid-19 Tingkatkan Kinerja, Berry: Serius
Korupsi PDAM HST

HST

Korupsi PDAM HST, 1 Tersangka Bakal Ambil Upaya Hukum

HST

Masih PPKM Level III, Sekda: HST Menyesuaikan Inmendagri Terbaru

HST

Penerimaan Scaba TNI-AD, Kasdim 1002/HST: Tidak Dipungut Biaya
apahabar.com

HST

Ribuan Warga Barabai Terima Jaring Pengaman Sosial Tahap 1

HST

Bawa Sajam di Malam Tahun Baru, Seorang Pemuda Diamankan Polres HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com