Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Ditolak UNHCR, 8 WN Sri Lanka Dideportasi

- Apahabar.com     Minggu, 5 September 2021 - 15:31 WITA

Ditolak UNHCR, 8 WN Sri Lanka Dideportasi

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, MAKASSAR – Badan Pengungsi PBB (UNHCR) menolak permohonan delapan orang warga negara (WN) Sri Lanka untuk menjadi pengungsi. Mereka pun dipulangkan ke negaranya.

Selama beberapa bulan mereka mendekam di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar, Sulawesi Selatan sejak 23 Mei 2021. Kedelapan orang ini kedapatan oleh petugas imigrasi tanpa izin.

“Mereka diamankan oleh petugas Divisi Keimigrasian di salah satu Penginapan di Makassar, selanjutnya diserahkan ke Rudenim Makassar,” kata Kepala Rudenim Makassar Alimuddin, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (5/9).

Alimuddin mengaku sempat kesulitan memulangkan kedelapan WN Sri Lanka tersebut karena status mereka pencari suaka. Menurutnya, dengan status tersebut mereka tak boleh dipulangkan, kecuali jika pengajuan status pengungsinya ditolak oleh UNHCR yang dikenal dengan istilah final reject.

Pihaknya pun berkoordinasi dengan dengan UNHCR dan melakukan proses assesment secara virtual oleh UNHCR terhadap delapan WNA tersebut.

“Hasilnya kedelapan WN Sri Lanka tersebut ditolak permohonan statusnya sebagai pengungsi, sehingga kami dapat lakukan pemulangan ke negara asal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alimuddin menyebut pihaknya telah memulangkan tiga WN Sri Lanka beberapa waktu lalu. Mereka juga sebagai pencari suaka. Namun saat menunggu proses asesmen, mereka justru pergi ke sejumlah daerah di Indonesia.

“Keseluruhan warga Sri Lanka yang dipulangkan adalah pencari suaka yang seharusnya dalam masa tunggu assessment, mereka berada di tempat mengajukan permohonan status pengungsi yaitu Jakarta, bukan justru berkeliling Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Plh Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulsel, Mirza mengatakan selama tahun 2021 total WNA yang dipulangkan oleh imigrasi Sulsel sebanyak 19 orang, masing-masing 11 WN Sri Lanka, 4 WN Malaysia, 2 WN Filipina, 1 WN Singapura dan 1 WN Australia.

“Jadi meskipun pandemi Covid-19, tetapi pengawasan orang asing tetap digalakkan, tentunya dengan menjalankan prosedur kesehatan ketat di setiap kegiatan yang dilakukan oleh petugas lapangan,” kata Mirza.

Delapan WN Sri Lanka ini masing-masing berinisial SL (32), TPY (42), KD (26), SG (48), FL (28), KL (30), TA (22) dan MM (24). Mereka diterbangkan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari ini. Selanjutnya mereka akan melanjutkan penerbangan ke Sri Lanka sore ini.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Tinjau Pesantren Terdampak Banjir di Lebak
apahabar.com

Nasional

Hilang 3 Hari, Editor Metro TV Ditemukan Tak Bernyawa
apahabar.com

Nasional

AJI Rilis Upah Layak Jurnalis Rp 8,2 Juta
PT Astra Honda Motor

Nasional

Ayo Daftar! PT Astra Honda Motor Buka Lowongan Kerja, Simak Syaratnya…
Epidemiolog

Nasional

Tekan Covid-19, Epidemiolog Serukan Lockdown Sebulan
apahabar.com

Nasional

Alasan Pengadilan Larang Sidang Ratna Sarumpaet Disiarkan Live
apahabar.com

Nasional

Laporan Relawan Jokowi Ditolak Polda Metro Jaya! Najwa Nyatakan Siap Diperiksa Dewan Pers
Pertamina

Nasional

Papua Krisis Minyak, Pertamina Ngadu ke Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com