Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Dugaan Pencemaran Lingkungan PT SDO, Nelayan-LSM Kotabaru Kembali Unjuk Rasa

- Apahabar.com     Senin, 13 September 2021 - 14:26 WITA

Dugaan Pencemaran Lingkungan PT SDO, Nelayan-LSM Kotabaru Kembali Unjuk Rasa

Aksi unjukrasa lanjutan kembali digelar perihal dugaan pencemaran limbah PT SDO, Senin (13/9). Foto-apahabar.com/ Masduki.

apahabar.com, KOTABARU – Gabungan nelayan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kotabaru kembali menggelar unjuk rasa, Senin (13/9).

Unjuk rasa dilatarbelakangi kasus dugaan pencemaran limbah oleh PT Sime Dharby Oil (SDO) Refinery Pulau Laut di Sungai Taib, Pulau Laut Utara.

Puluhan massa turun ke jalan dengan pengamanan ketat dari personel Polsek Pulau Laut Utara, di bawah komando Iptu Yaqob Sihasale.

Hardiyandi atau Tungku, koordinator aksi mengatakan unjuk rasa digelar merupakan aksi ke dua yang digelar sebelumnya pada Kamis (9/9) lalu.

Sejumlah tuntutan disampaikan dalam aksi tersebut. Di antaranya, pengambilan sample langsung di lokasi pembuangan akhir limbah PT SDO.

Apabila, setelah pengambilan sample hasilnya terbukti adanya pencemaran lingkungan, maka perusahaan harus bersedia dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selanjutnya, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru harus segera turun ke lokasi melakukan pemeriksaan dugaan pencemaran.

Tuntutan lainnya, aparat kepolsian juga diminta agar segera bertindak, dan mengusut tuntas penyelesaian perihal dugaan pencemaran limbah.

“Terakhir, jika tidak ada tindaklanjut, maka kami akan kembali berujukrasa dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi,” ucap Tungku, tegas.

Usai brorasi, akhirnya perwakilan pengunjukrasa, disaksikan pihak DLH Kotabaru, PT SDO, dan kepolisian melakukan pengambilan sample di lokasi akhir pembuangan limbah.

“Sample ini akan kami uji di Laboratorium di Banjarbaru, dan berkoordinasi dengan pihak DLH Provinsi Kalsel,” tutu Tungku.

Humas PT SDO Kusdaryanto mengatakan pihaknya mengaku dengan terbuka pengambilan sample oleh pengunjukrasa.

“Kami persilakan perwakilan pengunjukrasa mengambil sample, didampingi pihak kepolisian, dan DLH,” ujar Kusdaryanto.

Sebelumnya, Kusdaryanto mengaku PT SDO telah melakukan pengeloaan limbah dengan baik, sesuai aturan yang berlaku.

Sementara Rabiatul Adawiyah, Kepala Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan DLH Kotabaru mengatakan pihaknya telah melakukan pendampingan pengambilan sample.

“Jadi, kami akan melakukan koordinasi tekait sample ini, dengan pihak yang berkompeten,” pungkas Rabiatul.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kebakaran

Kota Baru

Pagi-Pagi Geger Api, Kantor Distan Kotabaru Terbakar
TNI-Polri

Kota Baru

Peduli Warga Kurang Mampu, TNI-Polri di Hampang Kotabaru Bagikan Paket Ramadan
Kasrem 101/Antasari

Kalsel

Kunker ke Kotabaru, Kasrem 101/Antasari Tekankan Prajurit Kodim 1004 Makin Solid
Covid-19

Kota Baru

Hari Valentine, 1 Lagi Warga Kotabaru Terpapar Covid-19
Kotabaru

Kalsel

Kronologi Penggeledahan Kantor Kades di Kelumpang Kotabaru, Pintu Digembok hingga Dugaan Pungli Kios
apahabar.com

Kota Baru

Buruan Daftar, Polres Kotabaru Sediakan Ribuan Vaksin Gratis!
Kotabaru

Kota Baru

Hari Ini 8 Warga Kotabaru Terpapar Covid-19, Total Sudah 723 Kasus

Kota Baru

Hari ini, 2 Warga Bumi Saijaan Sembuh dari Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com