Asyik Belanja di Ramayana Banjarmasin, Pelaku Gendam ATM Dingkus Polisi Viral Perkelahian Massal di Siring Banjarmasin: 14 Remaja Diamankan, 1 Bocah SD Siap Siap! Distribusi Air Bersih Sejumlah Wilayah Banjarmasin Terganggu Siang ini Jembatan Alalak Hanya Riak, Habib Banua: Aspirasi Besar Kalsel Adalah Otonomi Khusus Berkuasa, Taliban Buru Harta Karun Paling Berharga Afganistan

Evakuasi Besar-besaran Pengungsi Afganistan, 9 Bayi Lahir di Pangkalan

- Apahabar.com     Sabtu, 4 September 2021 - 20:15 WITA

Evakuasi Besar-besaran Pengungsi Afganistan, 9 Bayi Lahir di Pangkalan

Seorang anak lelaki asal Afghanistan mengangkat lengannya saat ia dan pengungsi tiba di Bandara Internasional Dulles di Dulles, Virginia, Amerika Serikat, Rabu (1/9/2021). Foto-Antara

apahabar.com, DOHA – Evakuasi besar-besaran pengungsi Afganistan masih berlangsung. Bahkan hingga kini total sudah 9 bayi lahir di pangkalan.

Konflik Taliban dengan pemerintah Afganistan, ribuan pengungsi telah dievakuasi. Setidaknya, Amerika Serikat telah memindahkan sebagian besar dari 57.000 pengungsi dari Afghanistan ke Qatar.

“Kurang dari 1.400 orang masih berada di pangkalan militer AS di sana,” kata seorang jenderal AS dilansir Antara, Sabtu (4/9).

AS mengevakuasi sekitar 124.000 orang dari Kabul bulan lalu sebagai bagian dari pengangkutan udara besar-besaran yang dipimpin AS.

Pengungsi tak hanya warga AS, melainkan juga warga Afghanistan, dan warga negara lainnya ketika Taliban menguasai negara itu.

Brigadir Jenderal Gerald Donohue mengatakan kepada wartawan beberapa dari mereka yang telah diterbangkan keluar dari Qatar sekarang berada di Amerika Serikat. Sementara yang lain berada di Eropa, di mana mereka sedang diproses.

Banyak dari 1.400 yang masih berada di pangkalan Al Udeid di Qatar dijadwalkan diterbangkan pada Sabtu. Sementara kelompok kecil yang membutuhkan perawatan medis akan tinggal sampai dapat melakukan perjalanan, katanya.

Warga negara Afghanistan dan non-Afghanistan telah diterbangkan ke Al Udeid dan pada puncaknya ada lebih dari 17.500 pengungsi di pangkalan pada satu momentum.

“Sembilan bayi lahir di pangkalan selama misi evakuasi,” ungkap jenderal itu.

Setelah kegentingan evakuasi warga Afghanistan yang rentan, ribuan orang, beberapa tanpa dokumentasi atau aplikasi visa AS yang tertunda, yang lain dalam keluarga dengan status imigrasi campuran, sekarang menunggu di “pusat transit” di negara ketiga.

Warga Afghanistan harus mengatasi rintangan imigrasi birokratis untuk akhirnya memasuki Amerika Serikat.

Sengit, Pertempuran Taliban Vs Pasukan Opisisi di Lembah Panjshir Afganistan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Postingan Hina Rasulullah, Picu Kerusuhan Berdarah di India
apahabar.com

Internasional

Update Covid-19 di AS: 1.761.503 Kasus, 103.700 Kematian
apahabar.com

Internasional

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Taiwan Tolak Sementara Pekerja Migran dari Indonesia
Joe Biden

Internasional

Jokowi hingga Joe Biden, Berikut Pemimpin Dunia Juga Bakal Disuntik Pertama Vaksin Covid-19

Internasional

Taliban Siap Ambil Alih Bandara Kabul Setelah AS Angkat Kaki

Internasional

Hapus Pembatasan Covid-19, PM Hongaria: Selamat Tinggal Masker
Crazy Rich

Internasional

Crazy Rich Dunia Bill Gates dan Melinda Resmi Bercerai
apahabar.com

Internasional

Atasi Gejala Covid-19, Warga Amazon Pilih Konsumsi Daun Jambu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com