Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Fenomena Aneh! Burung Pipit Berjatuhan-Mati Massal di Bali dan Cirebon

- Apahabar.com     Selasa, 14 September 2021 - 21:05 WITA

Fenomena Aneh! Burung Pipit Berjatuhan-Mati Massal di Bali dan Cirebon

Burung pipit secara massal berjatuhan di Balai Kota Cirebon, Selasa (19/9). Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Fenomena aneh baru-baru ini terjadi. Burung pipit secara massal berjatuhan dari langit Bali dan Cirebon.

Bahkan tidak sendikit dari burung pipit itu yang mati. Sebelumnya, fenomena aneh ini terjadi di Bali. Kemudian terulang di Cirebon.

Ya, setidaknya ratusan burung jenis pipit berjatuhan di area Balai Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/9) pagi.

Foto-foto dan rekaman video burung-burung yang tergeletak sekitar pohon di areal parkir itu pun viral di media sosial dengan narasi kondisi itu terjadi ketika cuaca sekitar sudah hujan.

Dari rekaman yang viral itu terlihat memang area sekitar basah karena hujan.

“Enggak mati semua, ada yang masih hidup,” kata Ojo salah satu pegawai Balai Kota Cirebon dilansir cnnindonesia.com, Selasa (14/9).

Dalam rekaman video yang viral terlihat ada beberapa burung yang masih bergerak dan dalam kondisi basah tak bisa terbang.

Ia mengatakan pohon-pohon di area Balai Kota Cirebon itu memang sehari-hari sering terlihat banyak burung bertengger.

“Kemungkinan jatuh terkena hujan, soalnya kan badannya kecil juga. Hujan semalam sampai dini hari lumayan besar,” sambungnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan burung pipit jatuh berhamburan ke tanah, viral di media sosial.

Fenomena itu diketahui terjadi di kuburan Banjar Sema, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.

Perekam video yang juga warga setempat bernama Kadek Sutika menceritakan ketika dirinya melihat burung pipit mendadak berjatuhan pada Kamis (9/9/2021).

Menurutnya, jumlah burung yang berjatuhan bukan ratusan, melainkan ribuan.

“Banyak sekali (yang jatuh dan mati), jumlahnya ribuan lebih,” kata Sutika dilansir kompas.com.

Sejumlah burung yang ditemukan mati tersebut kemudian dipungut bangkainya dan telah dikubur.

Misteri Penyebab

Fenomena burung pipit mati massal di Bali terjadi tepatnya di Gianyar pada Kamis (9/9/2021).

Perekam video yang kemudian viral, Kadek Sutika, menemukan burung-burung berjatuhan saat cuaca sedang hujan.

Sutika mengatakan jumlah burung yang berjatuhan sekitar seribu ekor.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali berkomentar terkait fenomena burung pipit mati.

Setidaknya, ada 3 kemungkinan penyebab burung pipit mati. Ketiganya adalah kandungan asam air hujan, perubahan cuaca, serta penggunaan pestisida.

Meski belum diketahui pasti penyebab burung pipit mati, Kepala Subbagian Tata Usaha BKSDA Bali Prawona Meruanto menyatakan kemungkinan burung pipit mati lantaran teracuni pestisida.

“Dugaan kami adalah perilaku masyarakat yang menggunakan pestisida non-alami di sekitar Desa Pering tersebut. Jadi dugaan saya adalah burung-burung tersebut keracunan dari pestisida tersebut,” katanya.

Kini, pihak berwenang melakukan uji lab pada sampel burung pipit yang mati berjatuhan di Bali. Hasilnya baru bisa keluar dalam sepekan.

Sementara itu, tokoh agama ikut berkomentar terkait fenomena burung pipit mati di dekat kuburan Banjar Sema, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.

Bendesa Adat Sema I Made Wardana mengimbau masyarakat tidak mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

“Kalau di masyarakat saya biasa-biasa saja itu (tidak ada unsur mistis),” kata Bendesa Adat Sema I Made Wardana dilansir detikcom, Selasa (14/9).

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa di Sulteng: Peringatan Dini Tsunami Dinyatakan Berakhir
apahabar.com

Nasional

2.500 Bencana Ancam Indonesia, Masyarakat Harus Siap Siaga
Haji 2021

Nasional

Menag Sebut Keputusan Haji 2021 Usai Menghadap Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri
apahabar.com

Nasional

Berat Turun! Intip Kondisi Terkini Titi Wati
apahabar.com

Nasional

GEMPA TEKTONIK M=4,9 GUNCANG SUMBA BARAT DAYA
apahabar.com

Nasional

Gubernur: Reuni 212 Berikan Manfaat Ekonomi Luar Biasa
Payudara

Nasional

Viral, Pria Gondrong Curhat Jadi Korban Begal Payudara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com