Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Gagal Memenangi MotoGP Aragon, Marc Marquez Tanpa Penyesalan

- Apahabar.com     Senin, 13 September 2021 - 11:35 WITA

Gagal Memenangi MotoGP Aragon, Marc Marquez Tanpa Penyesalan

Duel Francesco Bagnaia dengan Marc Marquez berlangsung sepanjang race MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland Aragon. Foto: Otomotifnet

apahabar.com, JAKARTA – Sudah berusaha keras, Marc Marquez mengakui kekalahan dari Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2021, Minggu (12/9).

Usaha Marc Marquez dalam merebut podium kedua di musim 2021, patut diacungi jempol. Terlebih kondisi lengan kanan pebalap 26 tahun ini belum maksimal pascaoperasi.

Start dari grid keempat, pebalap Repsol Honda ini langsung mampu menempel Francesco Bagnaia yang memulai balapan dari pole.

Selanjutnya hampir sepanjang 23 lap lomba, hanya mereka berdua yang bersaing memperebutkan kemenangan.

Persaingan kedua pebalap berlangsung sengit dalam tiga lap terakhir. Marc Marquez tercatat tujuh kali mampu melewati Francesco Bagnaia.

Namun pebalap Ducati Lenovo tersebut selalu berhasil mengambil kembali posisi terdepan hingga mencapai finis.

Ini merupakan kemenangan perdana Francesco Bagnaia di MotoGP, sekaligus mengulang hasil manis Ducati di musim 2010.

“Saya sudah berusaha. Kalau terlalu memaksa, saya khawatir terjatuh dan orang akan berkomentar lagi. Saya rasa penonton menikmati duel kami,” papar Marquez seperti dilansir Motorsport, Senin (13//9).

“Melawan pebalap Ducati cukup sulit, karena motor mereka bagus diajak melakukan late braking. Namun yang utama, Bagnaia membalap dengan baik,” imbuhnya.

Tenaga besar Ducati Desmosedici GP21 juga membantu Francesco Bagnaia memperoleh akselerasi lebih baik, ketika keluar dari tikungan.

“Saya sebenarnya kurang nyaman di T12, tetapi tetap harus mencoba menyalip di lap terakhir. Akhirnya setelah motor melebar, saya hanya berpikir harus mampu menyelesaikan balapan,” beber Marquez.

“Hasil ini cukup baik, mengingat saya kecelakaan hingga tiga kali di Inggris dan dua lagi di Aragon,” imbuhnya.

Dengan finis kedua di Aragon, Marc Marquez melewati Alex Rins dan Jorge Martin untuk berada di peringkat sepuluh klasemen dengan 79 poin.

Sementara Francesco Bagnaia naik ke peringkat kedua klasemen dengan 161 poin, tapi masih tertinggal 53 poin dari Fabio Quartararo di posisi teratas.

“Bukan hal mudah menahan Marquez di Aragon. Saya hanya berusaha tetap tenang dan tidak kehilangan konsentrasi, karena fisik Marquez juga belum 100 persen,” sahut Bagnaia.

“Sulit berkata-kata dan menjelaskan perasaan saya, karena kemenangan ini sudah lama ditunggu sejak 2019,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Marinus Berpeluang Raih Sepatu Emas
milan

Sport

Hasil Piala Italia: Inter Milan vs AC Milan, Pioli Meradang Ungkap Biang Kekalahan
apahabar.com

Sport

Lewat POMDA Kalsel, Maksimalkan Potensi Mahasiswa
apahabar.com

Sport

Spurs ke Perempat Final Liga Champions
Prancis

Sport

Hasil Grup Neraka Euro 2020, Prancis Ungguli Jerman 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri
Persija Jakarta

Sport

RESMI! Persija Jakarta Lepas Alfath Faathier ke Persis Solo
apahabar.com

Sport

Hadapi Kalteng Putra, Jacksen Waspadai 3 Pemain Ini

Sport

Jadwal Siaran Langsung MotoGP Jerman: Marc Marquez Pesimistis Naik Podium
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com