BREAKING! Polisi Ungkap Sebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total Asyik di Hammock, 4 Pasang Muda-Mudi Banjarbaru Digaruk Pol PP

Gubernur Sugianto Sabran Minta ESDM Setop Izin Tambang di Kalteng

- Apahabar.com     Kamis, 16 September 2021 - 21:05 WITA

Gubernur Sugianto Sabran Minta ESDM Setop Izin Tambang di Kalteng

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran meminta Kementerian ESDM setop memberikan izin tambang baru di wilayahnya.

“Kami meminta Kementerian ESDM untuk tak mengeluarkan izin tambang dulu,” katanya seperti dilansir CNNIndonesia yang mengutip Antara, Kamis (16/9).

Ia mengatakan penolakan dilakukan karena dari hasil evaluasi dan peninjauan yang dilakukan pemerintahannya, keberadaan aktivitas dan perusahaan tambang di Kalimantan Tengah, baik emas, zirkon, kuarsa, bijih besi, batu bara belum memberikan manfaat besar.

Terutama, terhadap kesejahteraan warganya. Ketiadaan manfaat itu katanya, bisa terlihat dari kondisi desa di sekitar pertambangan dan kesejahteraan masyarakatnya.

“Kita bisa lihat sendiri kondisi desa-desa sekitar pertambangan, dari segi infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, dan listrik masih sangat minim. Masyarakat di sekitar tambang pun sampai sekarang masih belum sejahtera,” katanya.

Tak hanya itu katanya, keberadaan tambang juga telah menimbulkan masalah lingkungan. Banyak kerusakan lingkungan yang terjadi akibat lubang bekas tambang yang tak direklamasi.

Melihat kerusakan lingkungan yang sedemikian rupa itu, Gubernur Kalteng telah membentuk Tim Satgas pengawasan. Satgas yang terdiri dari Tim teknis dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) itu bertujuan meningkatkan keterpaduan dan pengawasan kerusakan lingkungan di provinsi ini.

Sugianto mengatakan apabila dalam pelaksanaan pengawasan nantinya ditemukan pelanggaran-pelanggaran, maka akan ditindak tegas sesuai dengan kewenangannya. Tentunya, dengan terlebih dahulu diberikan peringatan dan ditegur sebagai upaya pembinaan.

“Kalaupun masih tidak bisa, tentu saja ini menjadi urusan hukum dan perlu ada efek jera bagi para pelanggar yang merusak lingkungan di wilayah Kalteng. Kami serahkan ke penegak hukum dan kementerian terkait,” kata Sugianto.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kemenkes

Nasional

Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat
apahabar.com

Nasional

Vaksinasi Covid-19 Sudah Dekat, Indonesia Wajib Siapkan Stok Jarum

Nasional

bank bjb Sabet Tiga Penghargaan TOP GRC Award 2021
apahabar.com

Nasional

Tiga Mobil Mewah Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Dilelang
apahabar.com

Nasional

Desak Kemenag Gunakan Rupiah Untuk Haji 2019
apahabar.com

Nasional

Semua Pasien Sudah Keluar dari Rumah Sakit, Wuhan Kini Bebas Covid-19
apahabar.com

Nasional

Diduga Hina NU, Begini Detik-detik Ditangkapnya Gus Nur
apahabar.com

Nasional

Jumlah Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Turun, Simak Rinciannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com