Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

H Upi Komitmen Upayakan Percepatan Penurunan Stunting di Tanbu

- Apahabar.com     Jumat, 10 September 2021 - 08:30 WITA

H Upi Komitmen Upayakan Percepatan Penurunan Stunting di Tanbu

Ketua DPRD Tanah Bumbu, H Supiansyah, saat menandatangani komitmen percepatan penurunan stunting. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H Supiansyah, menghadiri acara Rembuk Stunting yang digelar di Ruang DLR 4 Kantor Bupati, Kamis (9/9).

Acara tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan aksi 1 dan aksi 2 integrasi dan intervensi penurunan stunting di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kegiatan itu juga sebagai wujud komitmen pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggungjawab layanan dengan sektor atau lembaga non pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan ditandai dengan penandatangan bersama sebagai bentuk komitmen rembuk stunting yang juga dilakukan Bupati Tanah Bumbu, H M Zairullah Azhar.

“Ini adalah komitmen kita bersama dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkap Ketua DPRD Tanah Bumbu, H Supiansyah, yang akrab disapa H Upi.

Sementara itu, Bupati Zairullah memaparkan bahwa stunting adalah sebuah kondisi gagalnya pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak.

Sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Permasalahan stunting terjadi sejak janin sampai anak berusia 2 tahun, atau yang lebih dikenal dengan periode 1.000 hari pertama kehidupan yang merupakan periode kritis terjadinya gangguan pertumbuhan tubuh dan otak seorang anak.

Anak yang tumbuh dengan stunting akan mengalami masalah perkembangan kognitif dan psikomotor.

Oleh sebab itu, kata Zairullah, stunting sangat penting untuk dicegah. Karena dampak stunting sangat sulit untuk diperbaiki dan dapat merugikan masa depan seorang anak.

“Selaku kepala daerah, saya sangat mendukung dan mengapresiasi dilaksanakannya acara rembuk stunting ini, sebagai upaya kita bersama dalam pencegahan stunting dan mengantisipasi bertambahnya balita stunting,” pungkas Zairullah.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

CPNS dan PPPK

DPRD Kab Tanah Bumbu

Bahas Penerimaan CPNS dan PPPK, Komisi I DPRD Tanbu Gelar Raker Bersama BKD

DPRD Kab Tanah Bumbu

DPRD Tanbu Gelar Bimtek Pendalaman Tugas Dewan
Istri Ketua DPRD

DPRD Kab Tanah Bumbu

Sekretariat Dewan Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Istri Ketua DPRD Tanah Bumbu
APBD 2022

DPRD Kab Tanah Bumbu

Paripurna Dewan, Wabup Tanbu Sampaikan KUA PPAS APBD 2022
Paripurna

DPRD Kab Tanah Bumbu

Dewan Tanbu Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan 3 Raperda

DPRD Kab Tanah Bumbu

Ketua TP PKK Tanbu Ajak Anggotanya Berkontribusi Dalam Situasi Pandemi Covid-19
DPRD Tanah Bumbu mengikuti peringatan hari lahir pancasila yang digelar secara virtual. Foto-Istimewa.

DPRD Kab Tanah Bumbu

DPRD Tanbu Maknai Hari Lahir Pancasila sebagai Tindakan Bersatu untuk Indonesia Tangguh
apahabar.com

DPRD Kab Tanah Bumbu

Laksanakan Reses Tahap Dua, Anggota DPRD Tanbu Bagi-Bagi Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com