Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Harga Ayam di Banjarmasin Melejit, Pedagang Mulai Was-was

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 15:10 WITA

Harga Ayam di Banjarmasin Melejit, Pedagang Mulai Was-was

Ilustrasi pedagang ayam. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga daging Ayam di Banjarmasin melejit hingga Rp 32 ribu perkilogam. Padahal biasanya paling mahal dijual Rp 20-25 ribu perkilo.

Salah seorang pedagang ayam di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Sarah (42) mengatakan, kenaikan harga itu sudah terjadi sepekan terakhir. Karena tak ada pilihan, pedagang pasar pun harus menyesuaikan harga supaya tak rugi.

“Karena harga naik, beli ke distributor gak banyak, cuma 50 ekor untuk memenuhi kebutuhan langganan,” kata Sarah (42) kepada apahabar.com, Rabu (29/9) siang.

Karena naik, peminat daging ayam pun berkurang. Hal itu dirasakan Sarah dari sejak harga ayam mulai merangkak naik.

Untuk antisipasi rugi, ia membeli dua kali lipat lebih sedikit dibanding saat harga normal ayam. “Ngurangi juga, dari 100 – 150 ekor, sekarang cuma (beli) 50 ekor,” ungkapnya.

Menurut Sarah penyebab naiknya harga karena stok di kandang tidak stabil. Cuaca yang tak menentu menyebabkan jumlah ayam yang mati meningkat.

Terakhir, harga ayam paling murah pernah menyentuh Rp 20 ribu saat distribusi ke Kalimantan Tengah tersendat akibat banjir.

Sarah khawatir harga ayam bakal naik jika pasokan tak segera ditambah. Sebab jelang bulan Maulid biasanya kebutuhan ayam bakal meningkat dibanding bulan bulan biasanya.

Sementara salah seorang pedagang sate di Kawasan Hariyomo MT Banjarmasin pun merasakan dampak kenaikan harga tersebut.

Ia mengaku tak bisa manikan harga sate walau harga daging ayam sedang mahal.

“Sulit, mau naik langganan nanti ngeluh. Mau gk mau untung lebih sedikit karena beli ayam gak banyak,” kata Mastuki.

Ia berharap harga ayam segera normal dan tak menyebabkan kerugian pedagang ayam olahan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Mardani H Maming: Hipmi Jangan Hanya Lahirkan Enterpreneur
Banjarmasin

Banjarmasin

Air Pasang Mengancam, Normalisasi Sungai Banjarmasin Jalan di Tempat
KRBB

Banjarmasin

KRBB Sebar Bantuan Kebakaran di Banjarmasin dan Kabupaten Banjar

Banjarmasin

Yuk! Warga Banjarmasin Segera Donor Plasma Konvalesen
Cuaca Kalsel Hari Ini

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada Potensi Hujan Petir di Seluruh Wilayah
apahabar.com

Banjarmasin

Gudeg Kangen, Penawar Kerinduan Kuliner Khas Yogyakarta di Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

Echa Si Putri Tidur Banjarmasin Akhirnya Sadarkan Diri
meninggal

Banjarmasin

Pria Sebatang Kara di Banjarmasin Selatan Ditemukan Meninggal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com