Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Harga Cabai Rawit Hiyung di Tapin Anjlok

- Apahabar.com     Selasa, 7 September 2021 - 17:55 WITA

Harga Cabai Rawit Hiyung di Tapin Anjlok

Cabai rawit hiyung di Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin. Foto: apahabar.com/sandy

apahabar.com, RANTAU – Harga cabai rawit hiyung di Kabupaten Tapin turun drastis. Jika sebelumnya harga perkilogramnya Rp70 ribu, pada Selasa (7/9 hanya Rp25 ribu.

Ketua Kelompok Tani Karya Baru, Junaidi mengatakan harga cabai rawit hiyung sebelumnya berkisar dengan harga Rp60-70 ribu perkilogram nya. Ketika musim hujan ini mengalami penurunan.

“Bisa dikatakan anjlok kalau mengingat harga semalam. Karena sebelumnya harga Rp70 ribu,” jelasnya.

Ketua Kelompok Tani Karya Baru, Junaidi saat diwawancarai. Foto: apahabar.com/sandy

Namun, sambungnya, kalau dibandingkan dengan harga cabai yang lainnya seperti cabai tanjung atau luar kalimantan masih di atas harga normal.

“Kalau saat ini harganya (cabai rawit hiyung) berkisar Rp25 ribuan perkilo. Turunnya harga ini sejak pertengahan bulan Agustus tadi. Jadi kurang lebih setengah bulan ini,” ucap Junaidi.

Turunnya harga cabai rawit hiyung ini diperkirakan karena suplai cabai dari daerah lain masuk ke Kalimantan Selatan, sehingga mengalami penurunan harga.

“Turunnya harga ini karena masuknya pasukan dari luar kalimantan datang yang mengirim ke Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Berdasarkan penelitian, lanjut Junaidi, cabai yang dikembangkan oleh petani desa Hiyung tersebut memiliki tingkat kepedasan hingga 94.500 ppm atau setara dengan 17 kali lipat dari cabai biasa.

Tak sekedar dijual secara segar, cabai rawit hiyung juga diolah menjadi produk kemasan, di antaranya sambal ulek, sambal abon, sambal pedas, dan kecap pedas.

Junaidi berharap pada musim panas nanti harga cabai rawit hiyung bisa cepat kembali normal. “Biasanya pada pertengahan bulan Oktober sampai Nopember sudah mulai naik harganya,” tutupnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tapin

Tim Satgas Covid-19 Gelar Yustisi di Simpang 4 Transad Binuang
apahabar.com

Tapin

3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran
Remaja Putri Tapin

Kalsel

Sempat Hilang, Remaja Putri di Binuang Tapin Ditemukan Tewas di Irigasi

Tapin

Kail Pancing Sangkut di Kabel Listrik, Buruh Sawit di Tapin Meregang Nyawa
Lomba Menanam Cabai

Tapin

Lomba Menanam Cabai Hiyung Gelaran PDIP Tapin Masuk Tahap Penjurian

Tapin

TNI-Polri Jaga Ketat Misa Jumat Agung di Tapin
Bapemperda DPRD Kalsel

Kalsel

Sinkronisasi Perda, Bapemperda DPRD Kalsel Kunker ke Tapin
Upah Minimum

Tapin

Jika Disetujui DPK, Upah Minimum Kabupaten Tapin Akan Naik di 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com