Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Harga Melejit-Buah Sedikit, Petani Sawit Kotabaru Menjerit!

- Apahabar.com     Sabtu, 4 September 2021 - 14:04 WITA

Harga Melejit-Buah Sedikit, Petani Sawit Kotabaru Menjerit!

Petani sawit di Kotabaru menjerit akibat musim trek. Foto : Eksan for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Kondisi sulit sedang dirasakan mayoritas petani kelapa sawit di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Penelusuran apahabar.com, kondisi itu terjadi justru di tengah harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sedang melejit.

Terkini, harga TBS di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kotabaru mencapai angka Rp2,3 ribu per kilogram.

Sebelumnya, harga sawit ini rata-rata hanya berada di kisaran Rp900, Rp1,2 ribu, dan Rp1,8 ribu per kilogramnya.

Namun persoalannya, buah sawit atau TBS-nya sendiri tengah mengalami penurunan yang cukup jauh dibanding biasanya.

Hal itu umumnya disebut dengan musim trek tahunan yang bisanya berlangsung empat sampai enam bulan.

Penurunan bahkan lebih dari 50 persen. Misal dalam satu hektare kebun sawit mampu menghasilkan Rp1 juta, kini hasilnya hanya Rp300 – Rp400 ribu.

“Iya, Mas. Saat ini harga sawit memang cukup baik. Tapi, buahnya lagi trek, jadi petani kecil tidak ada untung,” ujar Wahyu, salah seorang petani sawit Kelumpang Hilir, kepada apahabar.com, Sabtu (4/9).

Hasil penjualan sawit merupakan satu-satunya penghasilan yang diharapkan untuk menopang biaya hidup keluarga Wahyu.

“Bukannya untung, tapi buntung, Mas. Hanya cukup buat biaya panen, beli pupuk, dan perawatan kebun,” ucap Wahyu sedih.

Kondisi serupa diungkapkan Bekan, petani sawit asal Desa Lalapin, Kecamatan Hampang. Ia dan petani lainnya merasakan pedihnya musim trek.

“Di wilayah Hampang ini sama. Kalau biasanya satu hektare sawit dapat 1 ton. Tapi, saat trek ini hanya dapat 4 sampai 5 kwintal saja,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kota Baru

150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru

Kota Baru

HUT RI ke-76; 551 Napi Lapas Kotabaru Dapat Remisi, 9 Warga Binaan Hirup Udara Segar

Kota Baru

Jelang Grand Final LIDA 2021 Malam Ini, Ibunda Doakan Ratna Juara
Buaya

Kalsel

Heboh! Buaya Liar Tersangkut di Jaring Nelayan Mekarpura Kotabaru

Kota Baru

Edarkan Sabu, Guru Diringkus di Jalan Nasional Kalsel – Kaltim
apahabar.com

Kota Baru

Update Covid-19 Kotabaru: Tambah 2 Positif, 1 Meninggal
TNI-Polri

Kota Baru

Peduli Warga Kurang Mampu, TNI-Polri di Hampang Kotabaru Bagikan Paket Ramadan
Kotabaru

Kota Baru

Dewan Berharap Seni-Budaya Kotabaru Kembali Bergairah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com