Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Hiswana Migas Mau Naikkan HET Elpiji 3 Kg, Anggota DPRD Kalsel Buka Suara

- Apahabar.com     Selasa, 14 September 2021 - 15:35 WITA

Hiswana Migas Mau Naikkan HET Elpiji 3 Kg, Anggota DPRD Kalsel Buka Suara

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com,BANJARMASIN – Usul Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg direspons wakil rakyat Kalimantan Selatan (Kalsel).

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan boleh saja usulan itu disetujui Pemerintah Provinsi Kalsel, tapi dengan catatan kelangkaan elpiji 3 kg tak boleh terjadi lagi.

“Ketika pandemi seperti ini memprihatinkan juga, tapi kalau bisa dari harga Rp 17.500 jangan sampai harga Rp 20 ribu,” kata Politisi Partai Golkar Dapil Tanah Bumbu, Kotabaru, Selasa (14/9).

Yani mengakui, banyak mendengar keluhan masyarakat soal gas elpiji 3 kg. Menurutnya, diharga lama saja, gas melon bisa didapat masyarakat dengan harga Rp 50 an ribu di daerah kepulauan. Alasanya tak lain karena stok dan distribusi.

“Bahkan di dapil kami, harganya sampai Rp 50 ribu daerah Kotabaru kepulauan,” ucapnya.

Alasan HET Naik

Sebelumnya Hiswana Migas Kalsel berniat kembali mengusulkan harga baru HET.

Sekretaris Hiswana Migas Kalsel, HM Irfani mengatakan usulan itu sempat tertunda gara-gara pandemi Covid-19.

“Sebetulnya ini di usulkan dari tahun lalu sudah mau harga baru,” kata Irfani.

Ia mengatakan usulan itu tertunda karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel. Pemprov beralasan karena masih dilanda pandemi Covid-19 dan belum ada penetapan Gubernur definitif.

Setelah Gubernur baru dilantik, usulan itu kembali mencuat. Hiswana berencana mengajukan lagi usulan harga HET baru.

Pengajuan penyesuaian harga tersebut tetap mengikuti aturan. Hanya saja tidak menjelaskan secara detail apa saja aturannya.

Menurut Irfani, alasan penyesuaian HET, karena sudah enam tahun lebih belum ada kenaikan HET gas elpiji 3 kilogram, masih Rp17.500, sedangkan provinsi lain sudah melakukan penyesuaian.

Irfani berujar, biaya operasional termasuk sparepart serta Upah Minimum Kabupaten (UMK) juga naik, sehingga perlu penyesuaian.

Lalu, berapakah HET yang akan diusulkan Hiswana Migas Kalsel? “Besarnya sesuai dengan kewajaran, sekitar Rp 21 ribu,” ujarnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Update Covid-19

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 8 Orang, Positif 1
apahabar.com

Kalsel

Dinas Perhubungan Ungkap Penampakan Bus Trans Banjarmasin Berharga Rp500 Juta
apahabar.com

Kalsel

Syarbani Haira Soroti Kasus Perempuan Digigit Kobra
Kunjungan Mensos Risma

HST

Kunjungan Mensos Risma ke Meratus HST Besok Batal
apahabar.com

Kalsel

Tak Berpeluang Hujan, Kalimantan Selatan Terpantau Cerah
apahabar.com

Kalsel

Bupati Balangan, Terdakwa Penipuan Cek Kosong Diadili
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel: Negatif, 1 PDP Boleh Pulang
apahabar.com

Kalsel

Catatan Pemilu 2019 di Banjarmasin, Dari Surat Suara Tertukar hingga Petugas TPS Diancam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com