Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total Asyik di Hammock, 4 Pasang Muda-Mudi Banjarbaru Digaruk Pol PP Geger Api di Hapalah Tabalong, Bantuan Mulai Mengalir Namanya Menasional, MHM Dinilai Potensial untuk RI-2 Lakon “Hamil” STB Uniska Warning Krisis Kepedulian Generasi Muda

Ikut Kenaikan Saham Wall Street, IHSH Berpotensi Menguat

- Apahabar.com     Kamis, 16 September 2021 - 12:46 WITA

Ikut Kenaikan Saham Wall Street, IHSH Berpotensi Menguat

Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia. Foto-Antara/Reno Esnir/aa

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (16/9) berpotensi menguat.

Penguatan IHSG hari ini diprediksi mengikuti kenaikan indeks saham di Wall Street.

IHSG dibuka menguat 16,33 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.126,56. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,79 poin atau 0,44 persen ke posisi 869,91.

“Kami menilai, bursa global saat ini cenderung menguat tipis atas ekspektasi perbaikan ekonomi. Sementara bursa domestik berpotensi bergerak atraktif di tengah net buy asing pada minggu ini,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis dilansir Antara.

Selain itu, mayoritas harga komoditas juga cenderung dalam tren positif. IHSG pada hari ini pun diperkirakan berpotensi menguat.

Dari eksternal, bursa saham AS ditutup menguat dengan pasar wait and see atas data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada Kamis minggu ini.

Dari pasar komoditas, harga minyak Brent ditutup menguat pada level 75,5 dolar AS per barel, emas turun ke level 1.795 per troy ons, dan nikel naik menjadi 19.935 dolar AS per ton.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Rabu (15/9) bertambah 3.948 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,18 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 267 kasus sehingga totalnya mencapai 139.682 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 11.046 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,95 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 84.963 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 75,14 juta orang dan vaksin dosis kedua 42,96 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 74,62 poin atau 0,24 persen ke 30.437,09, indeks Hang Seng turun 196,69 poin atau 0,79 persen ke 24.836,25, dan indeks Straits Times meningkat 7,87 poin atau 0,26 persen ke 3.066,48.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Harga Emas

Ekbis

Harga Emas Antam Hari Ini, Sentuh Angka Rp930 Ribu

Ekbis

Agen ‘Nakal’ hingga Pengecer Sepeda Motor Menjamur, LPG di Kalsel Jadi Langka?
apahabar.com

Ekbis

Akhir Pekan, IHSG Diramal Perkasa
apahabar.com

Ekbis

Dukung PEN, Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 42,6 T dari Dana Negara
apahabar.com

Ekbis

Acer Luncurkan Laptop Super Tertipis dan Teringan, Ini Keunggulannya
apahabar.com

Ekbis

Samsung Kembangkan Jaringan 5G untuk Mobil Terhubung
apahabar.com

Ekbis

UU Ciptaker Dongkrak Rupiah ke No 1
Unilever. Foto-net

Ekbis

Sengketa Merek Pasta Gigi, MA Menangkan Unilever Atas Orang Tua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com