Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Indonesia Capai 100 Juta Dosis Vaksin COVID-19 per 31 Agustus

- Apahabar.com     Rabu, 1 September 2021 - 15:27 WITA

Indonesia Capai 100 Juta Dosis Vaksin COVID-19 per 31 Agustus

Ilustrasi vaksinasi. Foto-AFP

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid menyampaikan bahwa pada 31 Agustus 2021 Indonesia telah mencapai 100 juta dosis vaksin.

“31 Agustus kemarin kita sudah mencapai 100 juta dosis vaksin Covid-19,” ujar Nadia dalam konferensi pers daring, kutip Liputan6.com, Rabu (1/9/2021)

.Nadia, menambahkan, vaksinasi merupakan salah satu upaya penting dalam menurunkan laju infeksi Covid-19. Dengan 100 juta dosis vaksin yang sudah disuntikkan, dia berharap target kekebalan kelompok dapat tercapai.

Nadia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menerima melakukan vaksinasi karena semua vaksin Covid-19 yang sudah disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terjamin keamanannya.

“Masyarakat tetap diimbau agar apapun jenis vaksinnya tidak usah khawatir karena pasti sudah dijamin keamanan, mutu, kualitas serta efektivitasnya,” katanya.

“Vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat itu untuk kita,” Nadia menekankan.

Terkait Kebijakan PPKM

Dalam kesempatan yang sama, Nadia juga menyinggung terkait kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Berita baiknya, banyak provinsi yang sudah turun levelnya dari level 4 menuju level 3 dan 1 provinsi khususnya di wilayah aglomerasi Semarang Raya mencapai penurunan dari level 3 menjadi level 2.”

“Ini artinya kita telah mampu menerapkan kebijakan PPKM yang dapat mengendalikan laju penularan Covid-19.”

Tetap Waspada

Strategi PPKM terbukti menurunkan jumlah kasus aktif, angka kematian, dan tingkat keterisian ruang perawatan, tambahnya.

“Namun, kita tetap harus waspada. Kita bisa berkaca pada India yang saat ini sedang mengalami kembali peningkatan kasus setelah adanya perayaan festival.”

Ia juga mengingatkan, upaya pemerintah dalam melawan Covid-19 memerlukan dukungan terutama dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapan menghadapi lonjakan kasus.

“Tetap memperkuat testing, tracing, dan protokol kesehatan, tidak boleh lengah dan tentunya mempercepat vaksinasi khususnya bagi lansia dan masyarakat rentan lainnya.”

Untuk masyarakat, Nadia mengingatkan bahwa kondisi yang tengah membaik bukan berarti ancaman terhadap lonjakan kasus sudah usai.

“Ingat mutasi varian Covid-19 terus terjadi, untuk itu jangan pernah lengah, disiplin prokes, segerakan ajak orang tua di sekitar kita untuk segera divaksinasi. Daftar, antar, dan temani,” pungkas Nadia.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Protes Pemukulan Mahasiswa Papua Meluas ke Jayapura
apahabar.com

Nasional

Hari Ini DPR Gelar Paripurna Sahkan 5 Pimpinan KPK
Banjir

Nasional

Beda Sikap Anies Baswedan-Paman Birin Soal Tanggap Darurat Banjir
apahabar.com

Nasional

5 Petugas Kebersihan JIS Digugat Rp 1,7 Triliun
apahabar.com

Nasional

Ani Yudhoyono Dapat Donor Sumsum Tulang Belakang, Siapa Pendonor Itu?
Opsi PTM

Nasional

Opsi PTM Terbatas Tahun Ajaran Baru, Tentu Ada Acuannya
Covid-19

Nasional

Datang Dari Jakarta, Aa Gym Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kembali Nahkodai Partai Gerindra, Prabowo Curhat Soal Jabatan Menhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com