Asyik Belanja di Ramayana Banjarmasin, Pelaku Gendam ATM Dingkus Polisi Viral Perkelahian Massal di Siring Banjarmasin: 14 Remaja Diamankan, 1 Bocah SD Siap Siap! Distribusi Air Bersih Sejumlah Wilayah Banjarmasin Terganggu Siang ini Jembatan Alalak Hanya Riak, Habib Banua: Aspirasi Besar Kalsel Adalah Otonomi Khusus Berkuasa, Taliban Buru Harta Karun Paling Berharga Afganistan

Indonesia Terima 207.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Belanda

- Apahabar.com     Minggu, 5 September 2021 - 00:37 WITA

Indonesia Terima 207.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Belanda

Kedatangan vaksin tahap ke-49, berupa 207.000 dosis vaksin jadi AstraZeneca bantuan dari pemerintah Belanda. Foto-Antara/Ho

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia pada Sabtu (4/9) menerima vaksin sebanyak 207.000 dosis vaksin jadi AstraZeneca dari pemerintah Belanda.

Vaksin yang diterima Indonesia merupakan tahap ke-49, dari keseluruhan dosis baik dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi.

“Pemerintah kembali mendatangkan vaksin untuk mengamankan ketersediaan vaksin Covid-19 di Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dikutip dari siaran pers, seperti dilansir Antara, Sabtu.

Vaksin ini merupakan bantuan dari pemerintah Belanda dalam skema bilateral. Dengan kedatangan dosis terkini, total vaksin yang masuk Indonesia baik dalam bentuk bulk maupun vaksin jadi berjumlah sekitar 220,4 juta dosis vaksin.

Menurut Johnny, stok vaksin yang mencukupi dan distribusi yang cepat menjadi kunci utama percepatan vaksinasi.

Pemerintah terus berupaya mengamankan stok vaksin, baik melalui kerja sama bilateral maupun multilateral.

“Ketersediaan vaksin menjadi kunci kecepatan vaksinasi. Maka dari itu, pemerintah terus bekerja keras untuk mendatangkan vaksin melalui berbagai skema,” kata Johnny.

Program vaksinasi perlu terus dipercepat dan diperluas untuk memperkuat pengendalian pandemi virus corona. Vaksinasi juga salah satu upaya untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

Selain vaksinasi, masyarakat juga harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Penguatan ketersediaan stok dan percepatan distribusi vaksin secara tepat guna adalah kunci utama penanganan pandemi. Tapi, masyarakat harus selalu mengingat bahwa untuk memaksimalkan hal itu, protokol kesehatan harus diperkuat dari mulai menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” kata Johnny.

Selain memperkuat ketersediaan stok vaksin, pemerintah terus mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam penanganan pandemi dengan menggunakan PeduliLindungi.

Teknologi dan informasi yang ada di sistem PeduliLindungi berperan untuk menguatkan pelacakan dan antisipasi penyebaran Covid-19.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan pandemi. Oleh karena itu, segera unduh dan gunakan PeduliLindungi untuk skrining kesehatan agar pemerintah dapat melakukan tracing dengan cepat,” kata Johnny.

Johnny menyatakan keamanan PeduliLindungi terjamin karena teknologinya terus mengalami pengembangan dan pemutakhiran.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Habib Rizieq

Nasional

Ratusan Pendukung Habib Rizieq Diamankan Polisi
apahabar.com

Nasional

Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama Tutup Usia
apahabar.com

Nasional

“Terima Kasih Presiden, Alhamdulillah Ibu Kota di Kalimantan Timur”
Kaltim

Nasional

Kasus Covid-19 Bertambah 6.027, Kalteng dan Kaltim Masuk 10 Penyumbang Besar
vaksin Covid-19

Nasional

Sebelum Lantik Kapolri, Jokowi Kembali Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Lagi, Rumah Menteri Susi Dilempari Batu
apahabar.com

Nasional

JMSI Jambi Terbentuk, Doddi Irawan Plt Ketua
apahabar.com

Nasional

Demo di Patung Kuda dan Kedubes Prancis, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com