Jurkani Dibacok, Tim Macan Kalsel Turun Gunung Advokat Jurkani Dibacok OTK di Angsana Menguji Klaim Jembatan Sei Alalak Antigempa hingga Tahan Seabad Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan

Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Teknisi Rimbun Air Tiba di Balikpapan

- Apahabar.com     Sabtu, 18 September 2021 - 11:37 WITA

Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Teknisi Rimbun Air Tiba di Balikpapan

Jenazah teknisi Rimbun Air yakni Iswahyudi tiba di rumah duka di Balikpapan, istri dan anak almarhum tak kuasa menahan tangis. apahabar.com / Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Jenazah Iswahyudi, teknisi Rimbun Air yang mengalami kecelakaan di Papua Rabu (15/9) lalu akhirnya tiba di Balikpapan, Kaltim, Sabtu (18/9) sekira pukul 09.30 WITA.

Kedatangan jenazah di rumah duka di Jalan Al Makmur, RT 32, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, membuat tangis keluarga pun pecah.

Dari pantauan apahabar.com, para pelayat sudah banyak menunggu kedatangan jenazah. Sang istri yakni Dewi Agustina didampingi anaknya tak berhenti menangis menatap foto sang suami yang terpasang di peti jenazah.

Pada kesempatan itu perwakilan Rimbun Air turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga. Disebutkan bahwa pihak Rimbun Air mengalami kehilangan sosok yang luar biasa. Sebab Iswahyudi memiliki kapasitas atau kemampuan yang layak untuk menjadi teknisi Rimbun Air.

“Kami kehilangan sosok yang luar biasa, almarhum memiliki capability makanya kami merekrut dia dan penempatan di Papua,” kata Andi Nur Hasan di rumah duka.

Jenazah tersebut harusnya tiba di Balikpapa pada Jumat (17/9), hanya saja mengalami keterlambatan akibat tidak adanya penerbangan langsung ke Balikpapan.

“Kami juga mohon maaf kalau ada keterlambatan. Karena kemarin pesawat dari Timika tiba di Jakarta jam setengah tiga siang, sedangkan pesawat terakhir ke Balikpapan itu jam 2,” ujarnya.

Pihak keluarga sempat meminta membuka peti jenazah untuk melihat almarhum terakhir kalinya, hanya saja pihak Rimbun Air tidak mengijinkan. Hal ini dikarenakan kondisi jenazah yang tidak memungkinkan untuk dilihat.

“Ini sudah tiga hari, jadi sudah segera harus dimakamkan kata pihak rumah sakit. Kalaupun dibuka, kondisinya kurang elok dilihat,” ungkapnya.

Jenazah pun rencananya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) BDS pada pukul 10.30 WITA.

Pesawat Rimbun Air dengan nomor registrasi PK OTW yang dikemudikannya bersama Co Pilot, M. Fajar Dwi Saputra serta Teknisi, Utra Iswahyudi hilang kontak dan terjatuh di Pegunungan Intan Jaya saat dalam perjalanan penerbangan dari Bandara Nabire menuju Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Rabu lalu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Terpapar Covid-19, WNA Selandia Baru di Lapas Balikpapan Meninggal
Karantina Pertanian Balikpapan

Kaltim

Karantina Pertanian Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Benih dari AS

Kaltim

Gudang Rumah Dekor Interior di Balikpapan Terbakar
Balikpapan

Kaltim

Sikat Barang Tetangga Senilai Rp70 Juta, Pria Pengangguran di Balikpapan Ditangkap

Kaltim

Sewa Mobil untuk Mencuri, Tiga Pemuda Diciduk Jatanras Polda Kaltim

Kaltim

Cuaca Ekstrem di Balikpapan: Pohon Tumbang, Atap Terbang
Balikpapan

Kaltim

Tak Diberitahu Rekonstruksi Kasus Herman, Kuasa Hukum Pelapor Layangkan Protes
Tol Balsam

Kaltim

Traffic Harian Tol Balsam Tembus 10 Ribu Kendaraan Setiap Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com