Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan Walau Ditentang, Pemkot Banjarmasin Ngotot Tertibkan Reklame

Jokowi Dorong Penguatan Ketahanan Kesehatan Dunia di Global Covid-19 Summit

- Apahabar.com     Kamis, 23 September 2021 - 08:04 WITA

Jokowi Dorong Penguatan Ketahanan Kesehatan Dunia di Global Covid-19 Summit

Presiden Joko Widodo hadiri acara Global Covid-19 Summit yang digelar secara virtual, Rabu (22/9/2021). Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sistem ketahanan kesehatan dunia harus disusun untuk menghadapi pandemi Corona yang belum juga mereda. Jokowi menyebut sistem ketahanan kesehatan global harus segera diperkuat.

“Kita harus menyusun mekanisme baru penggalangan sumber daya kesehatan dunia, termasuk untuk pembiayaan darurat kesehatan dunia yang antara lain digunakan untuk pembelian vaksin, obat, dan alat kesehatan,” ujar Jokowi, dalam keterangannya, dikutip dari xetikcom, Kamis (23/9/2021).

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Global Covid-19 Summit yang digelar secara virtual, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/9). Pada kesempatan itu, Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Jokowi menilai sistem yang harus diperkuat itu seperti yang telah dilakukan oleh IMF atau Dana Moneter Internasional di bidang keuangan. Menurut Jokowi standar protokol kesehatan global harus segera disusun agar untuk menyelaraskan standar di semua negara. Standar tersebut antara lain mengatur soal perjalanan lintas batas negara.

Jokowi juga menyerukan agar negara berkembang harus diberdayakan menjadi bagian dari solusi. Dia menilai kapasitas manufaktur lokal harus dibangun agar kebutuhan vaksin, obat-obatan, dan alat kesehatan bisa tersedia secara cepat dan merata di seluruh dunia.

“Indonesia berkomitmen dan mampu menjadi bagian dari rantai pasok global,” imbuhnya.

Soal vaksin Corona, Jokowi bicara lagi soal ketimpangan di antarnegara yang harus segera diatasi. Jokowi mengatakan kerja sama berbagi dosis atau dose-sharing dan akses yang merata terhadap vaksin harus ditingkatkan melalui Covax Facility.

Lebih lanjut, Jokowi meminta agar politisasi dan nasionalisme vaksin segera diakhiri. Menurutnya, solidaritas dan kerja sama merupakan kunci agar dunia segera keluar dari pandemi dan pulih bersama.

“Sebagai Presiden G20 tahun depan, Indonesia akan berkontribusi pada upaya dunia memperkuat arsitektur ketahanan kesehatan global demi anak cucu kita di masa depan,” ujar Jokowi.

Untuk diketahui, pertemuan tingkat tinggi dunia terkait penanganan pandemi Covid-19 tersebut digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Ini merupakan pertemuan kedua yang digagas Presiden Biden setelah Meeting of Major Economic Forum pada 17 September 2021 lalu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPK: 400-an Anggota DPR Belum Serahkan LHKPN
Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura

Nasional

Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura

Nasional

Simpan Narkoba, Komika Coki Pardede Diciduk Polisi
apahabar.com

Nasional

Indonesia Ingin Tiru Korsel Sukses Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19
Pemilu

Nasional

PSU Marak, Cermin Kinerja Penyelenggara Pemilu
apahabar.com

Nasional

Buntut Insiden Boeing 737 Max 8, Menteri Luhut Akan Gelar Rapat
Gunung Sinabung

Nasional

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter

Nasional

Ridwan Kamil Siap Pilpres 2024: Dengan Anies atau Ganjar?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com