Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Jokowi Izinkan 56 Pegawai KPK Direkrut Polri, Begini Penjelasan Mahfud

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 08:59 WITA

Jokowi Izinkan 56 Pegawai KPK Direkrut Polri, Begini Penjelasan Mahfud

Menko Polhukam Mahfud Md. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud Md mengungkapkan dasar aturan Presiden Jokowi menyetujui rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merekrut 56 pegawai KPK yang tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) ke Bareskrim Polri.

“Kontroversi tentang 56 pegawai KPK yang terkait TWK bisa diakhiri. Mari kita melangkah ke depan dengan semangat kebersamaan. Langkah KPK yang melakukan TWK menurut MA dan MK tidak salah secara hukum. Tapi kebijakan Presiden yang menyetujui permohonan Kapolri untuk menjadikan mereka sebagai ASN juga benar,” kata Mahfud di akun Twitter-nya, seperti dilansir Detik.com, Rabu (29/9).

Dasar persetujuan Jokowi, kata Mahfud, adalah Peraturan Pemerintah (PP) tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Di dalam aturan tersebut Presiden berwenang mengangkat dan memberhentikan ASN.

“Dasarnya, Pasal 3 Ayat (1) PP No. 17 Tahun 2020, ‘Presiden berwenang menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS’. Selain itu Presiden dapat mendelegasikan hal itu kepada Polri (juga institusi lain) sesuai dengan ketentuan Pasal 13 Ayat (5) UU No. 30 Tahun 2014,” ujarnya.

Dalam cuitan lainnya, Mahfud mengatakan 56 pegawai KPK itu rencananya bukan menjadi penyidik Polri. Mahfud mengatakan hal itu menjawab pertanyaan warganet.

“Bukan penyidik tapi ASN. Nanti tugasnya diatur lagi,” imbuhnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Busyro Artikan Sujud Syukur Prabowo Bukan Rayakan Kemenangan
apahabar.com

Nasional

Polri Dalami Keterlibatan Tim Mawar dalam Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Arab Saudi Batasi Toa Masjid, Aturan Kemenag 1978 Diungkit Lagi
apahabar.com

Nasional

PT LAJ: Gajah Sumatera Mati Bukan Karena Bahan Kimia
JCH

Nasional

Batal Berangkat, Kemenag: JCH Dapat Ajukan Pengembalian Setoran Lunas
apahabar.com

Nasional

Surat Suara Tercoblos di Selangor, Bawaslu RI: Kejadiannya di Luar Kendali
apahabar.com

Nasional

Aparat Tembak Mati KKB Eksekutor Pekerja Freeport
apahabar.com

Nasional

Cegah Covid-19, Jokowi Intruksikan Kampanye Masif Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com