Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Jual-Beli Jabatan Kades di Probolinggo, 17 Tersangka Belum Ditahan

- Apahabar.com     Jumat, 3 September 2021 - 14:05 WITA

Jual-Beli Jabatan Kades di Probolinggo, 17 Tersangka Belum Ditahan

Dari kiri-kanan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) terkait penetapan dan penahanan tersangka kasus suap jual beli jabatan kades di lingkungan Pemkab Probolinggo Tahun 2021. Foto: Humas KPK via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap jual-beli jabatan kepala desa di Probolinggo, Jawa Timur.

Terbaru, lembaga antirasuah itu memanggil 17 tersangka guna pemeriksaan lanjutan, Jumat (3/9).

“Pemeriksaan diagendakan dilakukan di Polres Probolinggo terhadap 17 tersangka atas nama MW (Mawardi) dan kawan-kawan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dilansir Antara.

Dari 22 tersangka yang ditetapkan, antara lain Bupati Probolinggo periode 2013-2018 dan 2019-2024 Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, yakni Anggota DPR RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 dan pernah menjabat sebagai Bupati Probolinggo 2003-2008 dan 2008-2013 Hasan Aminuddin (HA). Keduanya dilaporkan sebagai penerima.

Kemudian, Doddy Kurniawan (DK) selaku Aparatur Sipil Negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dan Muhammad Ridwan (MR) selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho’im (KO).

Selanjutnya, Ahkmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Untuk lima tersangka, yaitu Puput Tantriana Sari, Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan, Muhammad Ridwan, dan Sumarto telah ditahan. Sementara 17 tersangka lainnya belum ditahan.

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan bahwa pemilihan kades serentak tahap II di wilayah Kabupaten Probolinggo yang awalnya diagendakan pada 27 Desember 2021 mengalami pengunduran jadwal.

Adapun terhitung 9 September 2021 terdapat 252 kepala desa dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang selesai menjabat.

Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa tersebut maka akan diisi oleh penjabat kepala desa yang berasal dari para ASN di Pemkab Probolinggo dan untuk pengusulannya dilakukan melalui camat.

KPK menyebut ada persyaratan khusus di mana usulan nama para pejabat kepala desa harus mendapatkan persetujuan Hasan yang juga suami Puput dalam bentuk paraf pada nota dinas pengusulan nama sebagai representasi dari Puput dan para calon pejabat kepala desa juga diwajibkan memberikan dan menyetorkan sejumlah uang.

Adapun tarif untuk menjadi penjabat kepala desa di Kabupaten Probolinggo sebesar Rp20 juta per orang ditambah dalam bentuk upeti penyewaan tanah kas desa dengan tarif Rp5 juta per hektare.

Sebagai penerima, Puput dan kawan-kawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pemberi, Sumarto dan kawan-kawan disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Babam ”Marni” Pukau Penonton South Borneo Art Festival

Tak Berkategori

Resmi, Pengurus JMSI Aceh Dilantik
Driver Ojol

Tak Berkategori

Curi Motor, Driver Ojol di Sungai Tabuk Diringkus Polisi
apahabar.com

Tak Berkategori

Tangan Dingin Bripka Dedy, Menyulap Sepeda Phoenix Bekas Jadi Bernilai Tinggi
apahabar.com

Tak Berkategori

Efek Covid-19, Kebakaran Kalah dengan Evakuasi Hewan di Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Update Covid-19 Kalsel Terbaru: 8.288 Positif dan 6.322 Pasien Sembuh
apahabar.com

Tak Berkategori

Bhayangkari Kalsel Ikuti Peringatan HKGB Ke-68 Secara Virtual
apahabar.com

Tak Berkategori

Jadwal Baru Persib di Liga 1 2020, PSM Makassar vs Persib Pekan ke-4, Madura vs Persib Pekan 8, Live Indosiar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com