Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total Asyik di Hammock, 4 Pasang Muda-Mudi Banjarbaru Digaruk Pol PP Geger Api di Hapalah Tabalong, Bantuan Mulai Mengalir Namanya Menasional, MHM Dinilai Potensial untuk RI-2 Lakon “Hamil” STB Uniska Warning Krisis Kepedulian Generasi Muda

‘Kado’ Harjad Ke-495 Banjarmasin, Lonjakan Covid-19 hingga PPKM Berjilid-Jilid

- Apahabar.com     Jumat, 24 September 2021 - 17:21 WITA

‘Kado’ Harjad Ke-495 Banjarmasin, Lonjakan Covid-19 hingga PPKM Berjilid-Jilid

Momentum Harjadi ke-495 Kota Banjarmasin, Kamis (24/9). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tepat hari ini, 24 September 2021, Kota Banjarmasin merayakan hari jadi (Harjad) ke-495. Namun problematika terkait pandemi Covid-19 belum tuntas bak ‘kado’ pahit.

Pasalnya, Ibu Kota Kalsel tersebut tahun ini masih belum keluar dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Status tertinggi PPKM itu disematkan untuk Banjarmasin sejak 3 Agustus lalu. Lonjakan kasus Covid-19 hingga rumah sakit rujukan sempat terancam kolaps.

Per Kamis (23/9), kasus baru Covid-19 di Banjarmasin bertambah 9 pasien. Dengan penambahan itu, angka kumulatif kasus Covid-19 sebanyak 15.497 kasus.

Sebanyak 259 kasus aktif, di antaranya 32 menjalani isolasi mandiri (Isoman), 2.297 di Rumah Sakit (RS). Rinciannya dirawat RS Banjarmasin sebanyak 54 orang, diluar 173 orang.

Pasien sembuh 14.709 orang, bertambah 9 pasien dibandingkan Rabu lalu (22/9). Beruntung tidak ada penambahan kasus kematian, dan tetap pada angka 529 kasus.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan bahwa status PPKM sebetulnya menyentuh level 3.

Namun lantaran posisi Banjarmasin berada di aglomerasi dan capaian vaksinasi rendah (kurang 50 persen) menyebabkan perpanjangan PPKM level 4 hingga 4 Oktober 2021.

“Mudahan mudahan bisa landai betul, pelaksanaan PPKM dan juga penanganan Covid-19 di Banjarmasin dan bisa level 3,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ariffin Noor menyebutkan bahwa virus Corona itu makhluk Allah SWT.

Jadi masyarakat, kata dia hanya bermunajat supaya jangan menjadi wabah yang membahayakan saat momentum Harjad Banjarmasin.

“Mudahan virusnya menjadi manfaat bagi makhluk dialam jagat raya ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi berharap momentum Harjad ini untuk bersama sama membangun kepedulian Kayuh Baimbai mengendalikan Covid-19.

Data presentasi Dinkes menunjukan capaian vaksinasi sekitar 43 persen. Angka vaksinasi tersebut memperlihatkan Banjarmasin tidak lepas dari status PPKM level 4. Karenanya, pemerintah menerapkan standar nasional capaian vaksinasi di atas 50 persen.

“Bersama sama mentaati Prokes dan mensukseskan program vaksinasi, yakin bersama kita pasti bisa,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Hari Kedua BSF, Pemkot Banjarmasin Gelar Fashion Carnaval Sasirangan
Banjarmasin

Banjarmasin

Duh, Muda-Mudi Kumpul Kebo di Hotel Tak Jauh dari Pemkot Banjarmasin
Sapi NTB

Banjarmasin

Tiba di Banjarmasin, Sapi NTB Mabuk Perjalanan Laut
Banjarmasin

Banjarmasin

Nama-Nama 3 Besar Calon Sekda Banjarmasin, Satu dari Tanah Bumbu
Jembatan Alalak

Banjarmasin

Jembatan Alalak Jadi Spot Foto, Kadishub Kalsel: Kita Tidak Bisa Larang
PDAM Bandarmasih

Banjarmasin

Air Ledeng Sungai Lulut Keruh Kecoklatan, Begini Tanggapan PDAM Bandarmasih
Mayat

Banjarmasin

Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat
Banjarmasin

Banjarmasin

Ibu Muda Tewas Ditabrak Mobil BPK, Bisakah Pemkot Banjarmasin Dituntut?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com