Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Kalsel Percepat Program Swasembada Sapi Potong

- Apahabar.com     Kamis, 9 September 2021 - 17:14 WITA

Kalsel Percepat Program Swasembada Sapi Potong

Kebutuhan sapi potong di Kalsel masih bergantung dari luar daerah. Foto-apahabar.com/Ahc36

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan daging daerah yang kini masih banyak dipasok dari luar.

Langkah yang diambil berupa percepatan program swasembada sapi potong integrasi sawit sapi berbasis kemitraan usaha ternak inti plasma.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel Roy Rizali Anwar mengungkapkan, saat ini ternak sapi di Banua baru mencapai 148.026 ekor dengan potensi betina produktif sebanyak 51.647 ekor.

“Jumlah betina produktif tersebut akan mampu meningkatkan angka kelahiran sekitar 36.152 ekor dalam satu tahun,” ucapnya, saat sambutan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Gedung KH Idham Chalid Banjarbaru, Kamis (9/9).

Sedangkan produksi daging Kalsel tahun 2020 untuk sapi potong sebanyak 6.661.770 kg atau setara 50.114 ekor.

Dari jumlah tersebut, yang dipenuhi dari sapi lokal sebanyak 22.249 ekor. Sementara sisanya masih dipasok dari luar Kalsel.

Ia meyakini, program ini akan mempercepat laku pertumbuhan ternak sapi di Bumi Lambung Mangkurat. Sehingga nantinya Kalsel tidak hanya bisa swasembada daging, melainkan mampu memenuhi kebutuhan daging untuk provinsi tetangga.

Menurutnya, keberhasilan tersebut dibuktikan oleh PT Buana Karya Bakti dalam melakukan kegiatan integrasi kelapa sawit–sapi, dengan biaya produksi yang lebih murah.

“Keberhasilan perusahaan tersebut perlu direplikasi melalui program unggulan berbasis korporasi petani, dengan mengembangkan integrasi kelapa sawit-sapi yang melibatkan kelompok-kelompok tani ternak,” ujarnya.

Sekda mengungkapkan, aksi percepatan swasembada sapi potong ini turut diapresiasi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Hal ini merupakan implementasi dari Permentan 105/2014, tentang integrasi usaha perkebunan kelapa sawit dengan usaha budi daya sapi potong serta Perda Provinsi Kalsel 2/2013, tentang pembangunan perkebunan berkelanjutan.

Di sisi lain, ini juga rencana aksi daerah perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Kalsel tahun 2021-2024, yang menyasar pada lima kegiatan yaitu peningkatan kapasitas dan kapabilitas pekebun, penguatan data, koordinasi dan infrastruktur.

Selain itu, penyelesaian status dan legalitas lahan, pemanfaatan kelapa sawit sebagai energi terbarukan serta percepatan tercapainya perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.

APBD Tabalong 2022 Mengacu Enam Prioritas Pembangunan

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jelang PSBB Banjarmasin, Dinsos Kalsel Wacanakan Pembagian Makan Sahur dan Buka Puasa
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Lomba Gerak Jalan Dispora Kalsel, Upaya Tumbuhkan Geliat Olahraga di Tengah Pandemi

Pemprov Kalsel

Penguatan Mutu Bibit Sapi Bali, Disbunnak Kalsel Periksa Kesesuaian Standar Daging Potong
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Waspada Darah Tinggi Mengintai Jemaah
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Cetak KK dan Akta Kelahiran Pakai Kertas HVS, Ini Penjelasan Disdukcapil Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Ingin Kalsel Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional Tahun Depan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Hadiri Rektor Cup di UIN Antasari, Paman Birin Dukung Kepemudaan

Pemprov Kalsel

Pj Ketua PKK Kalsel Siapkan Toko Digital untuk Pasarkan Produk UP2K
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com