Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Kasus Panganiayaan Kace; Polisi Tetapkan 5 Tersangka, Tidak Termasuk Eks Panglima FPI

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 12:40 WITA

Kasus Panganiayaan Kace; Polisi Tetapkan 5 Tersangka, Tidak Termasuk Eks Panglima FPI

Ket: eks panglima FPI, Maman Suryadi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan 5 tersangka dalam kasus penganiayaan Muhammad Kosman alias Muhammad Kace di Rutan Bareskrim Polri bulan lalu. Dari 5 tersangka tersebut, tidak ada nama eks panglima FPI, Maman Suryadi.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa kesimpulan tersebut diambil dari hasil gelar perkara yang dilakukan pada Selasa (28/9) kemarin.

“Memang dia (Maman Suryadi) ada di TKP atas panggilan NB (Irjen Napoleon Bonaparte). Dari hasil pra rekonstruksi dan gelar perkara kemarin, yang bersangkutan belum bisa ditetapkan sebagai tersangka,” kata Andi seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (29/9).

Ia menyebutkan bahwa penyidik menetapkan total lima tersangka dalam perkara tersebut, termasuk Irjen Napoleon yang diduga sebagai pelaku dalam penganiayaan itu.

Selain sosok perwira tinggi (Pati) Polri itu, empat tersangka lainnya merupakan tahanan ataupun narapidana yang ditempatkan di Rutan Bareskrim. Mereka ialah tahanan kasus uang palsu berinisial DH, lalu narapidana kasus Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) berinisial DW, narapidana kasus penipuan dan penggelapan berinisial H alias C alias RT dan narapidana kasus perlindungan konsumen berinisial HP.

Dalam kasus yang disidik oleh Bareskrim, tak ada petugas tahanan yang dijerat sebagai tersangka. Andi menuturkan bahwa proses tersebut akan dilakukan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

“Penyidik telah menetapkan lima tersangka. (Status hukum Petugas Rutan) Itu ditangani Propam,” tambah Andi.

Propam diketahui masih melakukan penyidikan terkait insiden penganiayaan itu. Diduga, petugas lalai hingga menyebabkan penganiayaan terhadap Kace.

Irjen Napoleon Bonaparte akan diperiksa oleh penyidik Propam pada Rabu (29/9) hari ini. Keterangan dia diperlukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan yang sudah dilakukan terhadap tujuh anggota Polri.

Beberapa anggota Polri yang telah diperiksa di antaranya adalah penjaga tahanan hingga Kepala Rutan Bareskrim.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menjelaskan bahwa pihaknya bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

“Akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka kelalaian atas penganiayaan tersangka kasus penistaan agama M. Kace,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, aksi penganiayaan itu terjadi selama kurang lebih satu jam pada tengah malam. Napoleon disebut masuk kamar Muhammad Kace sekitar pukul 00.30 WIB.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan sementara, Napoleon bisa masuk ke dalam sel tahanan Kace karena menukar gembok standar dengan gembok lain yang disiapkan dari kamar lain. Napoleon disebut meminta petugas rutan untuk mengganti gembok tersebut.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mengenal Kanker Paru yang Diderita Sutopo
Vaksin

Nasional

Setelah Indonesia, China Tak Layani Permintaan Asing Terkait Vaksin
jilbab

Nasional

Alasan Eks Wali Kota Padang Wajibkan Siswi Berjilbab: Biar Tidak Digigit Nyamuk!
Hujan Lebat

Nasional

Termasuk Kalteng dan Kaltim, Hujan Lebat Diprakirakan Guyur Sebagian Wilayah Indonesia
apahabar.com

Nasional

Update Situng KPU Pukul 12.00 WIB, Jokowi-Ma’ruf Nyaris Unggul Lima Juta Suara
Bantah Bicarakan Amendemen

Nasional

Temu Jokowi-Parpol Bahas 5 Topik, Bantah Bicarakan Amendemen
Vaksin Moderna

Nasional

Lagi, Indonesia Dapat Bantuan Vaksin Moderna dari AS
apahabar.com

Nasional

Imlek 2019: Intip Hal Tabu dalam Tradisi China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com