OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Kepala BNPB Ingatkan 5 Poin Persiapan Transisi Pandemi Jadi Epidemi

- Apahabar.com     Senin, 13 September 2021 - 10:12 WITA

Kepala BNPB Ingatkan 5 Poin Persiapan Transisi Pandemi Jadi Epidemi

Kepala BNPB Ganip Warsito saat menyampaikan ada lima hal penting untuk dipersiapkan saat menghadapi transisi pandemi Covid-19 menuju epidemi di Malang, Sabtu (11/9). (Foto: Arsip BNPB)

apahabar.com, JAKARTA –Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito menyampaikan lima hal penting untuk dipersiapkan saat menghadapi transisi pandemi menuju epidemi.

Mengunjungi Malang, Jawa Timur, untuk melepas Gerakan Mobil Masker dan menghadiri Rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Malang pada Sabtu (11/9), Ganip memaparkan hal pertama yang harus diperhatikan adalah protokol kesehatan.

Dia mengatakan masyarakat harus terus diedukasi, di samping melakukan sosialisasi dan mitigasi terhadap perubahan perilaku.

“Pembentukan posko PPKM berbasis mikro juga perlu dibuat. Selain itu, pembentukan satgas prokes di fasilitas umum juga dinilai perlu, hal ini bertujuan sebagai basis pengendalian di seluruh lapisan masyarakat,” kata Ganip, dikutip dari CNNIndonesia.

Hal kedua, adalah vaksinasi, di mana pemerintah pusat akan terus mengupayakan percepatan vaksinasi dengan didukung seluruh unsur pentaheliks. Ketiga, testing. Setiap daerah akan dapat menyediakan minimal 1 laboratorium PCR di tiap kabupaten dan kota.

Ganip berharap dengan keberadaan fasilitas yang memadai, maka pengecekan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Hal keempat, tracing. Ganip mendorong memperbanyak tenaga swabber dan tracer, agar target yang ditentukan dapat tercapai, yakni 1:15. Artinya, dari 1 orang yang terkonfirmasi positif, maka bisa dilakukan pengecekan terhadap 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

Terakhir, treatment. Setiap daerah diimbau menyediakan tempat isolasi pusat yang memadai. Tak hanya itu, Ganip menyebut juga diperlukan penguatan terhadap puskesmas melalui ketersediaan tenaga kesehatan dan obat-obatan.

“Selain itu, diharapkan setiap kabupaten/kota minimal memiliki 1 rumah sakit rujukan Covid-19 dengan kualifikasi instalasi oksigen generator bagi para pasien yang tergolong bergejala berat,” katanya.

Lebih lanjut Ganip yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 berpesan agar seluruh paparan tersebut dijalankan secara disiplin. Sehingga, momen positif saat ini dapat dimaksimalkan.

“Ini harapan saya selaku Kasatgas, untuk bisa pada posisi yang sedang menurun ini untuk bisa dijadikan masa transisi dari pandemi menuju epidemi,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Ganip menyampaikan apresiasi atas penurunan level Malang Raya terkait penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dari level 4 menjadi level 3. “Saya mengapresiasi penururan level PPKM ke Level 3 di Malang Raya, semua masyarakat bekerjasama memerangi Covid-19 ini,” katanya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

16 Orang Rombongan RSUD Tarakan Belum Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Jubir Covid-19 Kaltim Positif Covid-19, Berawal dari Lengah dan Tanpa Gejala
apahabar.com

Nasional

Alasan DPR Kebut Pemilihan Kapolri
Anjing Peliharaan

Nasional

Viral, Video Anjing Peliharaan Buang Kotoran di Mal, Netizen Berang!
apahabar.com

Nasional

Ketum PWI Sambut Hangat Kehadiran JMSI
apahabar.com

Nasional

Berguru ke MNC Group, MHM-HT Jajaki Peluang E-Commerce
apahabar.com

Nasional

Hipmi Apresiasi Presiden Jokowi atas Komitmennya Terhadap Dunia Usaha
apahabar.com

Nasional

39% Penumpang Pesawat Beralih ke Kapal Pelni
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com