Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Kode untuk Korut, Korsel Sukses Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam

- Apahabar.com     Selasa, 7 September 2021 - 12:37 WITA

Kode untuk Korut, Korsel Sukses Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam

Korea Selatan, Uji coba Rudal Balistik Kapal Selam, Korsel Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam, apahabar.com

apahabar.com, SEOUL – Korea Selatan telah melakukan uji tembak rudal balistik (SLBM) dari Kapal selam Dosan Ahn Chang-ho.

Selasa (7/8), kantor berita Yonhap, melaporkan Korsel jadi negara pertama tanpa senjata nuklir yang mengembangkan kemampuan seperti itu.

“Kapal selam Dosan Ahn Chang-ho baru berhasil melakukan tes tembakan bawah air minggu lalu, setelah tes serupa dilakukan bulan lalu dari sebuah tongkang terendam,” demikian Yonhap melaporkan, mengutip tanpa nama sumber militer, sebagaimana dilansir Antara, Selasa.

Kementerian pertahanan mengatakan tidak dapat mengonfirmasi rincian kemampuan unit militer individu karena alasan keamanan.

Sementara Badan Pengembangan Pertahanan tidak berkomentar dan menyerahkan pertanyaan kepada kementerian pertahanan.

Pekan lalu kementerian pertahanan merilis cetak biru pertahanan untuk 2022-2026 yang menyerukan pengembangan rudal baru “dengan kekuatan destruktif yang ditingkatkan secara signifikan”.

SLBM telah dikembangkan oleh tujuh negara lain, termasuk Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Prancis, India, dan Korea Utara. Semua negara itu juga memiliki gudang senjata nuklir, yang biasanya digunakan untuk mempersenjatai SLBM.

Yonhap mengatakan rudal Korsel yang dipersenjatai secara konvensional dilaporkan memiliki nama sandi Hyunmoo 4-4 dan diyakini sebagai varian dari rudal balistik Hyunmoo-2B negara itu, dengan jangkauan terbang sekitar 500 kilometer.

Korsel telah mengembangkan rudal yang semakin kuat yang dirancang untuk menembak bunker dan terowongan yang dijaga ketat di Korea Utara.

Pengembangan rudal juga menjadi cara untuk mengurangi ketergantungan militernya pada Amerika Serikat, yang menempatkan ribuan tentaranya di semenanjung itu.

Kedua Korea mengutip perkembangan militer di negara lain sebagai alasan untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Korea Utara telah meluncurkan serangkaian SLBM baru dalam beberapa tahun terakhir, dan tampaknya sedang membangun kapal selam operasional yang dirancang untuk membawa rudal-rudal itu.

Potret Mahasiswa Afganistan Kuliah Pasca Taliban Rebut Kekuasaan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Satu Lagi, Penasehat Donal Trump Dinyatakan Positif Covid-19
apahabar.com

Internasional

Bendera Byzantium Dikibarkan di Masjid, Turki Berang
apahabar.com

Internasional

WHO: Pemulihan Bisa Lebih Cepat Bila Vaksin Covid-19 Merata

Internasional

Pasukan AS Tinggalkan Afghanistan, Pendukung Taliban Arak Peti Mati Berbendara Amerika
apahabar.com

Internasional

Gunakan Pesawat Carter, 502 WNI Dideportasi dari Kuala Lumpur
apahabar.com

Internasional

Masih Jadi Misteri, Tiga Pangeran Arab Wafat dalam Sebulan

Internasional

Dua Warga Inggris Tewas Saat Serangan di Bandara Kabul Afganistan
apahabar.com

Internasional

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Bill Gates Punya Jawabannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com